Truk Sampah Diduga Alami Rem Blong, Tabrak Pagar Rumah Warga di Bambankerep Semarang

banner 468x60

KawanJariNews.com – SEMARANG – Sebuah truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Untung Suropati, Kampung Bambankerep RT 04 RW 04, Kelurahan Kedungpane, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Minggu (14/6/2026) sore. Insiden tersebut mengakibatkan kerusakan pada pagar rumah warga serta sempat mengganggu arus lalu lintas di lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan dengan nomor polisi H 8356 XA yang dikemudikan Miko Ino diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman saat melintas di kawasan tersebut. Truk kemudian keluar kendali dan menabrak pagar rumah milik Musriyanto, S.H., S.HI., yang juga merupakan anggota FERADI WPI Kota Semarang dan anggota Yayasan Lembaga Konsumen Akhir Indonesia (YLKAI).

Pasca kejadian, proses evakuasi kendaraan sempat berlangsung cukup lama karena kondisi truk yang membawa muatan penuh. Situasi tersebut menyebabkan perlambatan arus kendaraan di kedua arah Jalan Untung Suropati.

Mengetahui kondisi tersebut, pihak Kelurahan Bambankerep melakukan koordinasi dengan UPTD TPA Jatibarang dan DLH Kota Semarang. Selanjutnya, alat berat diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi kendaraan yang mengalami kecelakaan.

Setelah proses penarikan selesai dilakukan, arus lalu lintas di lokasi berangsur kembali normal dan aktivitas masyarakat dapat berjalan seperti biasa.

Musriyanto, S.H., S.HI. menyampaikan bahwa selain merusak pagar rumah, insiden tersebut juga mengakibatkan sejumlah fasilitas miliknya mengalami kerusakan.

Menurut keterangannya, tower penampungan air bersih mengalami kerusakan setelah tertimpa material pagar yang roboh. Selain itu, perangkat kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di area luar rumah juga dilaporkan rusak.

Ia juga menyebut sebagian muatan sampah dari kendaraan tersebut sempat tercecer ke area sekitar, termasuk saluran drainase di dekat lokasi kejadian.

Baca Juga  BPBD Tangerang Selatan Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Perumahan Kampung Bulak

“Hingga Selasa (16/6/2026), kami masih menunggu tindak lanjut terkait penanganan kerusakan yang ditimbulkan akibat kejadian tersebut,” ujar Musriyanto.

Peristiwa ini turut menjadi perhatian warga sekitar karena melibatkan kendaraan berat yang beroperasi di jalur permukiman. Sejumlah warga berharap adanya evaluasi terhadap kondisi armada pengangkut sampah yang beroperasi menuju TPA Jatibarang.

Masyarakat juga mendorong dilakukannya pemeriksaan berkala terhadap kelayakan kendaraan, termasuk sistem pengereman dan aspek keselamatan lainnya, guna meminimalkan risiko kecelakaan serupa di masa mendatang.

Jalur menuju TPA Jatibarang merupakan salah satu rute yang setiap hari dilalui armada pengangkut sampah dari berbagai wilayah Kota Semarang. Karena frekuensi lalu lintas kendaraan berat yang cukup tinggi, aspek keselamatan dan kelayakan armada menjadi perhatian penting untuk menjaga keamanan pengguna jalan maupun warga yang bermukim di sepanjang jalur tersebut.

Pemeriksaan berkala terhadap kendaraan operasional dinilai menjadi salah satu langkah preventif untuk mengurangi potensi kecelakaan yang dapat menimbulkan kerugian materiil maupun membahayakan keselamatan masyarakat.

Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak DLH Kota Semarang terkait tindak lanjut penanganan kerusakan yang ditimbulkan akibat insiden tersebut. Pihak terkait diharapkan dapat memberikan penjelasan mengenai proses penanganan kejadian serta langkah-langkah yang akan dilakukan untuk mencegah peristiwa serupa terulang kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *