KawanJariNews.com – Peringatan Hari Pers Nasional dimanfaatkan Ketua Ikatan Wartawan Jagat Raya Indonesia (KAWAN JARI), Donny Andretti, untuk menegaskan pentingnya keberanian, integritas, dan kepatuhan terhadap etika jurnalistik dalam menjalankan fungsi pers sebagai pilar demokrasi, khususnya di tengah tantangan arus informasi digital yang kian kompleks.
Momentum Hari Pers Nasional kembali menjadi ajang refleksi bagi insan pers di Indonesia. Dalam pernyataannya, Donny Andretti selaku Ketua KAWAN JARI menyampaikan bahwa pers nasional diharapkan semakin kuat, independen, dan konsisten menyuarakan kebenaran di tengah berbagai kepentingan dan distraksi informasi.
Menurut Donny, kebenaran jurnalistik tidak selalu hadir dalam ruang publik yang terbuka dan mudah dijangkau. Ia menyebut masih terdapat suara masyarakat yang terpinggirkan dan belum mendapatkan ruang pemberitaan yang proporsional. Dalam kondisi tersebut, jurnalis dituntut memiliki keberanian untuk melakukan peliputan secara mendalam dan mengedepankan verifikasi fakta.
“Keberanian menjadi modal utama jurnalis, terutama ketika harus mengangkat fakta yang tidak populer namun memiliki dampak terhadap kepentingan publik,” ujar Donny dalam keterangan yang disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional.
Ia menegaskan bahwa jurnalisme tidak hanya sebatas menyampaikan peristiwa, tetapi juga menghadirkan makna dan konteks atas realitas yang terjadi di masyarakat. Kepekaan terhadap ketimpangan sosial, ketidakadilan, serta persoalan kemanusiaan dinilai sebagai bagian dari tanggung jawab moral profesi.
Memasuki era digital, Donny juga menyoroti tantangan kecepatan arus informasi. Menurutnya, percepatan distribusi berita tidak boleh mengabaikan prinsip akurasi dan etika. Setiap produk jurnalistik harus melalui proses verifikasi dan pertimbangan editorial yang matang agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi publik.
Ia menambahkan, di tengah banjir informasi dan opini, pers memiliki peran strategis sebagai penjernih informasi dan penjaga akal sehat publik. Oleh karena itu, profesionalisme dan kedewasaan dalam bersikap menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap media.
Dalam kesempatan tersebut, Donny Andretti yang juga menjabat sebagai Ketua Umum FERADI WPI menyatakan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi lintas profesi bersama insan pers di KAWAN JARI. Kolaborasi tersebut dinilai penting guna memperkuat advokasi publik serta memastikan fungsi kontrol sosial pers tetap berjalan sesuai prinsip kebenaran dan kepentingan umum.
Hari Pers Nasional setiap tahunnya diperingati sebagai bentuk penghormatan terhadap peran pers dalam pembangunan demokrasi. Di tengah dinamika teknologi dan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat, tantangan terhadap independensi dan profesionalisme media semakin kompleks.
Pernyataan Donny Andretti mencerminkan dorongan agar insan pers tetap berpegang pada Kode Etik Jurnalistik, mengedepankan verifikasi, serta menjaga independensi dalam setiap proses pemberitaan. Komitmen tersebut dinilai relevan dalam menjaga kredibilitas media dan memperkuat fungsi pers sebagai pilar demokrasi.
Melalui momentum Hari Pers Nasional, Donny Andretti mengajak seluruh insan pers untuk terus menjaga integritas, keberanian, dan tanggung jawab moral dalam menjalankan tugas jurnalistik, demi kepentingan publik dan keberlanjutan demokrasi di Indonesia.














