Ledakan di Ciangsana Bogor Rusak Sekolah dan Fasilitas Usaha, Dua Orang Luka Ringan

banner 468x60

KawanJariNews.com – BOGOR — Ledakan keras terjadi di kawasan Lapangan Padel dan Café Loksus, Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (9/3/2026) sekitar pukul 05.00 WIB, menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan termasuk sekolah dasar di sekitar lokasi serta mengakibatkan dua orang mengalami luka ringan.

Peristiwa tersebut mengejutkan warga Kampung Cikes, Parung, yang merasakan getaran kuat akibat ledakan yang terjadi saat waktu subuh, ketika aktivitas masyarakat masih relatif sepi. Lokasi kejadian berada di area Lapangan Padel dan Café Loksus yang berdekatan dengan permukiman serta fasilitas pendidikan.

Dampak ledakan menyebabkan kerusakan signifikan pada bangunan di sekitar lokasi. Café Loksus Pedle Club mengalami kerusakan pada bagian dinding, atap, dan jendela. Sementara itu, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ciangsana 03 yang berada di dekat lokasi turut terdampak, dengan tembok pembatas dan pagar sekolah ambruk serta sejumlah kaca jendela ruang kelas pecah.

Dari total lima ruang kelas yang ada, sebagian mengalami kerusakan fisik. Selain itu, terdapat indikasi keretakan pada tembok bagian atas serta pergeseran struktur tangga akibat tekanan gelombang ledakan. Kondisi ini membuat kegiatan belajar mengajar tidak memungkinkan dilakukan secara langsung, sehingga pihak sekolah memutuskan untuk menerapkan pembelajaran daring sementara waktu.

Dua pekerja Café Loksus dilaporkan mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, yang diduga karena waktu kejadian berlangsung sebelum aktivitas sekolah dimulai.

Tim Identifikasi Forensik (Inafis) Polres Bogor bersama unit Reserse Kriminal Polsek Gunung Putri telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan masih dalam proses penyelidikan.

Salah satu dugaan awal mengarah pada kemungkinan kebocoran tabung gas berkapasitas 25 kilogram yang digunakan di area kantin Café Loksus. Namun, pihak kepolisian menyatakan bahwa kesimpulan resmi masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dan laporan teknis lebih lanjut.

Baca Juga  Status Aduan Jalan Akses SDN Nglegi 2 Mengalami Perkembangan, Dinyatakan Sedang Ditindaklanjuti

Insiden ini menimbulkan dampak tidak hanya pada kerusakan fisik, tetapi juga terhadap aktivitas sosial dan pendidikan di wilayah tersebut. Kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, sementara kegiatan belajar mengajar terpaksa dialihkan secara daring demi keselamatan siswa.

Pemerintah Kecamatan Gunung Putri telah melakukan koordinasi lintas sektor untuk menelusuri aspek perizinan bangunan serta memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan, termasuk penggunaan instalasi gas di fasilitas komersial.

Peristiwa ini juga menjadi perhatian terkait pentingnya pengawasan terhadap pembangunan dan operasional fasilitas publik, khususnya yang berada dekat dengan lingkungan pendidikan dan permukiman warga.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melanjutkan proses penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti ledakan. Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan dapat segera melakukan evaluasi menyeluruh guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *