KawanJariNews.com – HULU SUNGAI SELATAN – Banjir merendam sejumlah titik di kawasan Loksado, Kalimantan Selatan, pada Rabu (15/4/2026), akibat curah hujan tinggi yang menyebabkan peningkatan debit aliran sungai dan mengganggu aktivitas warga.
Berdasarkan kondisi di lapangan, genangan air berwarna keruh terlihat merendam permukiman warga serta menutup akses jalan lingkungan. Sejumlah ruas jalan tidak dapat dilalui secara normal karena tertutup air dengan ketinggian bervariasi.
Beberapa bangunan di kawasan terdampak tampak berada di tengah genangan, sementara arus air masih mengalir di sejumlah titik. Kondisi ini menunjukkan bahwa banjir tidak hanya menggenangi area rendah, tetapi telah meluas ke wilayah aktivitas masyarakat.
Sejumlah warga terlihat tetap beraktivitas dengan berjalan menembus genangan air. Namun, mobilitas mereka menjadi terbatas dan tidak berjalan seperti biasanya, terutama untuk kegiatan sehari-hari seperti bekerja dan akses keluar-masuk lingkungan.
Hingga saat ini, warga masih bertahan di lokasi sambil terus memantau perkembangan kondisi air yang masih menggenang dan berpotensi berubah, tergantung pada intensitas hujan dan kondisi aliran sungai.
Banjir yang terjadi di Loksado diduga dipicu oleh curah hujan tinggi dalam beberapa waktu terakhir yang menyebabkan meluapnya aliran sungai di kawasan tersebut. Kondisi geografis yang berada di wilayah aliran sungai turut mempengaruhi tingkat kerentanan terhadap genangan.
Dampak dari banjir ini tidak hanya dirasakan pada sektor permukiman, tetapi juga menghambat aktivitas sosial dan ekonomi warga. Terhambatnya akses jalan menjadi kendala utama dalam mobilitas, distribusi barang, serta layanan kebutuhan dasar.
Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan peningkatan debit air dan mengikuti perkembangan informasi terkait kondisi cuaca. Pemantauan situasi terus dilakukan guna mengantisipasi dampak lanjutan dari banjir yang masih berlangsung.










