kawanjarinews.com – Jakarta – Aksi pencurian rumah mewah kembali terjadi di Ibu Kota pada Jumat (06/06/2025). Sebuah rumah di kawasan elit Kebon Jeruk, Jakarta Barat, menjadi sasaran kawanan pencuri saat penghuninya tengah bepergian untuk liburan. Para pelaku berhasil membawa kabur barang-barang berharga dengan total kerugian yang diperkirakan mencapai Rp800 juta.
Komplotan pencuri menyatroni sebuah rumah mewah yang berada di Jalan Duri Intan Raya, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Dalam aksinya, para pelaku membawa kabur brankas berisi perhiasan dan uang tunai. Rumah dalam keadaan kosong saat kejadian, sehingga pelaku leluasa menjalankan aksinya tanpa hambatan berarti.
Pelaku diduga lebih dari satu orang dan terekam kamera pengawas (CCTV) rumah korban. Mereka datang menggunakan sebuah mobil minibus dan bahkan dengan leluasa memarkirkan kendaraan tersebut di garasi rumah, menunjukkan bahwa aksi pencurian ini telah direncanakan dengan matang. Hingga saat ini, identitas pelaku masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Aksi pencurian terjadi di rumah milik warga yang berlokasi di Jalan Duri Intan Raya, Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Peristiwa diperkirakan terjadi saat rumah dalam keadaan kosong selama ditinggal berlibur oleh pemiliknya. Korban baru menyadari rumahnya dibobol saat kembali dari liburan pada akhir pekan lalu.
Menurut hasil pemeriksaan awal di Tempat Kejadian Perkara (TKP), pelaku berhasil membobol salah satu kamar yang menjadi lokasi penyimpanan brankas. Brankas tersebut berisi perhiasan emas, uang tunai, serta barang-barang berharga lainnya. Selain kerugian materi, rumah korban juga mengalami kerusakan di bagian pintu depan dan interior kamar.
Pihak kepolisian dari Polres Metro Jakarta Barat telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti berupa rekaman CCTV yang merekam jelas wajah dan kendaraan yang digunakan pelaku. Polisi saat ini tengah melakukan pengejaran dan pendalaman lebih lanjut terhadap dugaan jaringan pelaku pencurian rumah kosong. Warga diimbau untuk meningkatkan keamanan rumah, terutama saat hendak bepergian dalam jangka waktu lama.
Kasus pencurian rumah kosong yang menimpa warga Kebon Jeruk ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat urban untuk lebih waspada terhadap potensi tindak kejahatan, terlebih saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Sistem keamanan tambahan seperti alarm, CCTV aktif, dan koordinasi dengan tetangga atau pengurus lingkungan dapat menjadi langkah preventif untuk mencegah insiden serupa.
Baca juga: Menkeu: Target Penerimaan Pajak 2025 Terancam Tak Tercapai, Pemerintah Siapkan Langkah Strategis
Baca juga: Terombang-ambing di Laut: 99 Wisatawan Dievakuasi dari Kapal Mati Mesin di Kepulauan Seribu










