Karhutla Kembali Terjadi di Sekitar UNISKA Handil Bakti, Perkuliahan Dialihkan Daring

banner 468x60

KawanJariNews.com – BARITO KUALA — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di sekitar kawasan Kampus Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA MAB) di Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Rabu (7/10/2026). Sejumlah titik api memunculkan kepulan asap yang menyebar ke sekitar gedung perkuliahan sehingga aktivitas di lingkungan kampus terdampak dan kegiatan perkuliahan reguler pagi maupun malam untuk sementara dialihkan ke sistem daring pada 7–8 Oktober 2026.

Kebakaran dilaporkan terjadi di sejumlah lahan di sekitar kawasan kampus. Kepulan asap terlihat menyelimuti area sekitar lingkungan perkuliahan, sementara proses penanganan dilakukan oleh relawan pemadam kebakaran bersama aparat yang berada di lokasi.

Sejumlah armada pemadam dikerahkan untuk menangani titik-titik api dan melakukan proses pendinginan. Penanganan dilakukan di beberapa lokasi karena api muncul pada lebih dari satu titik di sekitar kawasan kampus.

Proses pemadaman menghadapi kendala berupa lokasi titik api yang tersebar serta keterbatasan sumber air di sekitar kawasan. Petugas dan relawan kemudian memanfaatkan sumber air yang tersedia untuk mendukung proses pemadaman dan pendinginan.

Peristiwa pada Rabu tersebut terjadi setelah kawasan sekitar UNISKA MAB sebelumnya juga terdampak kebakaran pada Selasa (6/10/2026) malam. Kondisi tersebut membuat lingkungan kampus kembali terdampak asap dan memerlukan penanganan untuk mencegah api meluas ke area lain.

Di tengah kondisi tersebut, UNISKA MAB mengambil langkah penyesuaian terhadap kegiatan akademik. Berdasarkan Surat Edaran Wakil Rektor I UNISKA MAB Prof. Dr. Ir. Aam Gunawan, M.P., perkuliahan kelas reguler pagi dan malam dilaksanakan secara daring selama 7–8 Oktober 2026.

Pengalihan sementara perkuliahan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan kampus yang terdampak karhutla dan asap. Dengan sistem daring, kegiatan akademik tetap dapat berlangsung tanpa mengharuskan mahasiswa dan dosen berada di lingkungan kampus selama kondisi belum sepenuhnya kondusif.

Baca Juga  Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Tewaskan 15 Orang, Rieke Diah Pitaloka Desak Pengusutan Menyeluruh

Hingga Rabu siang, proses pemadaman dan pendinginan masih dilakukan oleh petugas serta relawan di sekitar kawasan kampus. Titik api dan kondisi asap terus dipantau untuk mengantisipasi kemungkinan api kembali muncul atau meluas ke kawasan lain.

Sementara itu, kegiatan akademik UNISKA MAB tetap berjalan melalui sistem pembelajaran daring sesuai surat edaran kampus. Penyebab pasti kebakaran serta luas lahan yang terdampak belum disebutkan dalam informasi yang disampaikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *