Kebakaran Gudang Sembako PT Rajawali Nusindo di Pulogadung, 20 Unit Damkar Dikerahkan

banner 468x60

KawanJariNews.com – JAKARTA – Kebakaran melanda gudang sembako milik PT Rajawali Nusindo di Jalan Pulau Kambing Raya, kawasan industri Pulogadung, Cakung, Jakarta Timur, pada Sabtu (10/10/2026) sore. Api dilaporkan membakar bangunan gudang yang digunakan untuk kegiatan pengemasan dan penyimpanan bahan kebutuhan pokok. Dalam penanganan kejadian tersebut, petugas pemadam kebakaran mengerahkan sekitar 20 unit armada, dengan dukungan unsur lain untuk membantu pemadaman dan mencegah api merambat ke bangunan di sekitarnya.

Berdasarkan informasi awal dari lokasi kejadian, api pertama kali terlihat dari bagian belakang gudang sebelum membesar dan menjalar ke area penyimpanan. Sejumlah material di dalam bangunan, seperti kardus dan plastik pengemas, diduga mempercepat penyebaran api. Stok sembako yang tersimpan di dalam gudang turut terancam akibat besarnya kobaran api.

Gudang tersebut diketahui digunakan untuk kegiatan pengemasan, penyortiran, dan penyimpanan sementara sejumlah komoditas kebutuhan pokok, antara lain beras, gula, dan minyak goreng. Banyaknya barang yang tersimpan serta material pengemas yang mudah terbakar menjadi tantangan tersendiri dalam proses penanganan kebakaran.

Dalam perkembangannya, api juga dilaporkan berdampak pada sejumlah kendaraan yang berada di sekitar lokasi. Namun, jumlah kendaraan yang terbakar, tingkat kerusakan bangunan, serta nilai kerugian akibat kejadian tersebut masih perlu dipastikan melalui pendataan dan keterangan resmi dari pihak terkait.

Petugas dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur melakukan upaya pemadaman untuk mengendalikan kobaran api. Sebanyak 20 unit armada pemadam kebakaran dilaporkan dikerahkan dalam operasi tersebut.

Proses pemadaman menghadapi kendala ketersediaan sumber air di sekitar lokasi. Petugas dilaporkan memanfaatkan saluran air setempat sebagai salah satu sumber pasokan, sementara dukungan tambahan dikerahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air selama operasi berlangsung.

Baca Juga  Dari Penjemputan hingga Rumah dr. Juwita, Siapa yang Menentukan Uun Dibawa ke Sana?

Dukungan juga dilaporkan datang dari unsur Brimob Polda Metro Jaya melalui kendaraan taktis pemadam atau water cannon, serta unsur TNI Angkatan Darat. Upaya pemadaman dilakukan secara bertahap dengan perhatian khusus pada sisi bangunan yang berdekatan dengan gudang lain, guna mengurangi risiko meluasnya kebakaran.

Berdasarkan informasi awal, proses penanganan berlangsung selama beberapa jam hingga malam hari. Waktu pasti api dinyatakan padam dan kondisi lokasi sepenuhnya aman masih perlu dikonfirmasi kepada petugas yang bertanggung jawab atas operasi pemadaman.

Mengenai penyebab kebakaran, informasi awal yang beredar menyebut adanya dugaan puntung rokok yang belum sepenuhnya padam. Dugaan tersebut dikaitkan dengan keterangan mengenai aktivitas pekerja di area gudang sebelum kebakaran diketahui.

Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat diperlakukan sebagai penyebab pasti. Penetapan penyebab kebakaran memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas berwenang, termasuk penelusuran titik awal api, kondisi instalasi listrik, aktivitas terakhir di lokasi, serta kemungkinan faktor lain yang relevan.

Hingga informasi ini disusun, belum tersedia keterangan resmi yang dapat memastikan penyebab kebakaran maupun hasil pemeriksaan forensik di lokasi. Karena itu, setiap dugaan mengenai pemicu kejadian perlu ditempatkan sebagai informasi awal yang masih menunggu verifikasi.

Kebakaran tersebut dilaporkan menimbulkan kerusakan pada bangunan gudang, persediaan sembako, dan sejumlah kendaraan di sekitar lokasi. Nilai kerugian disebut berpotensi mencapai miliaran rupiah, tetapi angka pasti belum dapat dipastikan tanpa hasil pendataan dari pemilik gudang, petugas terkait, dan pihak asuransi apabila tersedia.

Informasi awal juga menyebut tidak adanya laporan korban jiwa. Meski demikian, kondisi seluruh pekerja dan pihak yang berada di sekitar lokasi perlu dipastikan melalui keterangan resmi dari petugas penanganan kejadian.

Baca Juga  20 Murid SDN 01 Gedong Jakarta Timur Keracunan Usai Konsumsi Mi Goreng MBG

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya penerapan sistem keselamatan kebakaran di fasilitas penyimpanan dan distribusi barang kebutuhan pokok. Pengelola gudang perlu memastikan ketersediaan alat pemadam, jalur evakuasi, sistem deteksi dini, pengawasan sumber api, serta akses terhadap sumber air untuk mendukung penanganan keadaan darurat.

Kesiapsiagaan tersebut penting untuk mengurangi risiko kebakaran, melindungi pekerja, menjaga persediaan barang, dan mencegah api merambat ke fasilitas lain di kawasan industri yang memiliki bangunan berdekatan.

KawanJariNews.com akan terus mengedepankan verifikasi informasi terkait penyebab kebakaran, jumlah kerugian, kondisi korban, serta hasil penanganan aparat dan petugas pemadam kebakaran. Informasi lanjutan akan disampaikan berdasarkan keterangan resmi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *