Warganet Serbu Komentar “Pedas”: Bu tolonglah, mengundurkan diri saja jadi Gubernur

banner 468x60

kawanjarinews.com – Jawa Timur – Unggahan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di akun Instagram pribadinya @khofifah.ip saat menjalani ibadah haji memantik beragam reaksi dari warganet. Di tengah ibadah yang sedang dijalankan, sejumlah pengguna media sosial justru melontarkan kritik tajam terhadap kepemimpinannya, bahkan menyarankan agar dirinya mundur dari jabatan sebagai gubernur.

Dalam unggahan tersebut, Khofifah membagikan momen bermalam (mabit) di Muzdalifah, salah satu rangkaian ibadah haji, sambil mengungkapkan rasa syukur atas kemudahan yang diberikan dalam menjalankan ibadah. Ia juga menyampaikan penjelasan singkat mengenai lokasi Muzdalifah yang berada antara Makkah dan Mina serta menyebut sejarah Wadi Muhassir.

“Alhamdulillah kami diberi kemudahan Allah SWT untuk mabit di Muzdalifah sampai melewati tengah malam,” tulis Khofifah dalam keterangan unggahan tersebut.

Namun, unggahan itu mendapat respons negatif dari sebagian warganet. Beberapa komentar yang masuk menunjukkan kekecewaan atas kinerja Khofifah sebagai kepala daerah. Sejumlah pengguna meminta agar Khofifah lebih fokus pada permasalahan di Jawa Timur atau mempertimbangkan untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

“Ibu tolonglah, mengundurkan diri saja jadi gubernur,” tulis akun @yusgitacatering yang mendapat ratusan tanda suka.

Akun lain menyoroti ketidakhadiran Khofifah dalam menangani berbagai persoalan daerah. “Jatim sopo seng ngehandel rek,” tulis akun @__purnama19. Ada pula komentar bernada kecewa dari akun @32nk_taz77, “Saya selaku warga JATIM merasa sangat dirugikan atas kepemimpinan ibu. Mending ibu jadi konten kreator saja.”

Meski demikian, tidak sedikit juga warganet yang tetap memberikan dukungan dan mendoakan keselamatan Khofifah selama menjalankan ibadah haji. Hingga berita ini ditayangkan, unggahan tersebut telah memperoleh lebih dari 11.000 tanda suka dan ratusan komentar.

Pihak Gubernur Jawa Timur belum mengeluarkan pernyataan resmi menanggapi kritik-kritik yang muncul di media sosial. Redaksi juga membuka ruang konfirmasi atau hak jawab dari pihak terkait demi menjaga prinsip keberimbangan informasi.

Baca Juga  Presiden Prabowo Subianto Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Buruh dalam Peringatan Hari Buruh 2025

Baca juga: Greenpeace Kritik Eksploitasi Tambang Nikel di Raja Ampat, Pemerintah Diminta Bertindak Tegas

Baca juga: Surga yang Terancam: Greenpeace Ungkap Krisis Ekologis di Tanah Papua Akibat Ekspansi Industri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *