Pengemudi Ojol Niat Antar Makanan, Affan Kurniawan Tewas Ditabrak Rantis Polisi

banner 468x60

KawanJariNews.com – Jakarta, 29 Agustus 2025 – Insiden tragis menimpa Affan Kurniawan (21), seorang pengemudi ojek online, yang tewas setelah tertabrak kendaraan taktis (rantis) kepolisian saat sedang mengantar pesanan makanan. Peristiwa ini terjadi di tengah aksi demonstrasi yang berlangsung di kawasan Gedung DPR RI, Jakarta, dan memicu duka mendalam serta gelombang protes masyarakat. 

Affan yang sedang menjalankan pekerjaannya sebagai pengemudi ojol menjadi korban tabrakan rantis polisi yang melaju di tengah situasi ricuh. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong. Mobil rantis yang menabraknya disebut meninggalkan lokasi setelah kejadian. 

Korban adalah Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang dikenal sebagai sosok pekerja keras dan penopang keluarga. Pihak kepolisian telah menahan tujuh anggota Brimob yang diduga terlibat dalam insiden tersebut dan saat ini tengah menjalani pemeriksaan. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo serta Kapolda Metro Jaya menyampaikan belasungkawa sekaligus permintaan maaf kepada keluarga korban.

Kejadian berlangsung pada malam hari, di sekitar Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, bersamaan dengan aksi demonstrasi menolak kebijakan kenaikan tunjangan anggota DPR. Situasi ricuh membuat mobil rantis kepolisian melintas dan menabrak korban.

Insiden ini terjadi di tengah memuncaknya aksi unjuk rasa terkait kenaikan tunjangan DPR yang dinilai tidak pantas di tengah kondisi ekonomi sulit. Massa yang sebagian besar berasal dari elemen masyarakat dan komunitas ojol memprotes kebijakan tersebut. Kericuhan di sekitar lokasi membuat situasi tidak terkendali hingga menimbulkan korban jiwa.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit menegaskan bahwa pihak kepolisian akan menangani kasus ini secara profesional, transparan, dan akuntabel. Tujuh anggota kepolisian yang terlibat telah diperiksa dan ditahan di Divisi Propam Polri. Proses hukum akan dilakukan terbuka untuk memastikan tidak ada yang dirugikan dan keadilan ditegakkan.

Baca Juga  Rumah Puan Maharani Digeruduk Massa, Publik Tuntut Pertanggungjawaban Pejabat

Kabar kematian Affan menimbulkan duka mendalam bagi keluarga. Ibunda korban disebut histeris setelah mengetahui putranya meninggal dunia. Pemakaman Affan di TPU Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta, diiringi ratusan pengemudi ojol yang datang memberikan penghormatan terakhir. Kehadiran Kapolda Metro Jaya di pemakaman menjadi simbol dukungan dan kepedulian aparat.

Selain itu, insiden ini memperkuat ketidakpuasan publik terhadap kebijakan kenaikan tunjangan DPR. Masyarakat menilai pendapatan anggota DPR yang bisa mencapai lebih dari Rp100 juta per bulan sangat timpang dibandingkan kondisi ekonomi rakyat biasa. Ketidakpuasan tersebut memicu demonstrasi lanjutan dan memperlihatkan perlunya evaluasi kebijakan publik secara menyeluruh.

Kesimpulan – Kasus tewasnya Affan Kurniawan menegaskan bahwa ketegangan sosial akibat kebijakan publik yang tidak berpihak kepada rakyat dapat berujung pada insiden tragis. Pihak kepolisian berkomitmen menyelesaikan kasus ini dengan profesional dan transparan, sementara masyarakat mendesak agar kebijakan terkait tunjangan DPR dievaluasi agar lebih adil dan tidak menimbulkan kesenjangan sosial.

Baca juga: Propam Polri Beberkan Pemeriksaan 7 Anggota Brimob Tabrak Ojol: Terbukti Langgar Kode Etik

Baca juga: Insiden Tragis di Jakarta: DPR dan Kompolnas Kawal Proses Hukum Polisi Terkait Tewasnya Ojek Online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *