Pemdes Sukajaya Klarifikasi Dugaan Kejanggalan Dana Desa dan Penyaluran PKH Usai Viral di Media Sosial

banner 468x60

KawanJariNews.com – Kuningan — Pemerintah Desa Sukajaya, Kecamatan Cimahi, Kabupaten Kuningan memberikan klarifikasi resmi terkait video di aplikasi TikTok yang menyoroti dugaan kejanggalan pembangunan jalan yang bersumber dari Dana Desa (DD) serta isu penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Klarifikasi disampaikan Kepala Desa Sukajaya melalui pesan WhatsApp kepada awak media pada Sabtu, 27 Desember 2025.

Viralnya video yang menampilkan narasi dugaan “jalan gaib” Dana Desa dan persoalan PKH menimbulkan perhatian publik. Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Sukajaya menjelaskan bahwa kegiatan yang tertulis dalam papan informasi proyek merupakan rehabilitasi jalan usaha tani yang telah masuk dalam perencanaan dan penganggaran Dana Desa tahun berjalan. Namun dalam pelaksanaannya, terjadi penyesuaian fisik berdasarkan hasil aspirasi warga.

“Benar, itu kegiatan rehabilitasi jalan. Tapi sebelum pekerjaan dimulai, masyarakat mengusulkan agar dialihkan menjadi pembangunan saluran SPAL. Pemerintah desa tentu wajib mempertimbangkan kebutuhan dan keinginan warga,” ujar Kepala Desa dalam keterangannya. Ia menambahkan bahwa perubahan bentuk fisik pekerjaan tidak mengubah peruntukan anggaran, dan dana tetap digunakan untuk kebutuhan masyarakat sesuai ketentuan.

Selain proyek Dana Desa, video viral juga menyinggung dugaan permasalahan penyaluran PKH. Menanggapi isu tersebut, Kepala Desa memastikan bahwa persoalan tersebut telah ditangani secara internal. “Masalah PKH sudah clear. Oknum RT dan RW yang terlibat sudah mengakui perbuatannya dan telah dilakukan pembinaan,” jelasnya. Pemerintah Desa Sukajaya juga menyampaikan bahwa pembenahan sistem terus dilakukan agar penyaluran bantuan sosial berlangsung tertib dan tidak kembali menimbulkan polemik.

Dana Desa merupakan anggaran negara yang penggunaannya wajib mengikuti asas transparansi, akuntabilitas, dan pemanfaatan untuk kepentingan masyarakat. Kejadian ini menunjukkan pentingnya pengawasan bersama sekaligus keterbukaan informasi publik agar persepsi masyarakat tidak berkembang secara liar. Pemerintah desa juga menegaskan sikap terbuka terhadap kritik dan masukan, serta mendorong peran media dan masyarakat dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang baik.

Baca Juga  Perbedaan Informasi Anggaran Pengaman Jembatan Desa Kaduagung Jadi Sorotan Warga

Pemdes Sukajaya berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang beredar sekaligus menjadi evaluasi bersama agar pelaksanaan program pembangunan dan penyaluran bantuan sosial dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *