114 Orang Ditemukan dalam Pencarian KM Virgo Transport 8, 129 Masih Dicari

banner 468x60

KawanJariNews.com – BANJARMASIN – Operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, terus dilakukan tim SAR gabungan hingga Selasa (15/9/2026). Berdasarkan pembaruan data operasi hingga pukul 09.00 WITA, sebanyak 114 orang telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia, sementara 129 orang lainnya masih dalam pencarian dari total 243 orang yang tercatat berada di kapal.

KM Virgo Transport 8 merupakan kapal yang melayani rute Surabaya–Banjarmasin. Kapal tersebut berangkat dari Surabaya pada Sabtu (12/9/2026) sebelum dilaporkan mengalami keadaan darurat dan hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.00 WITA.

Operasi SAR Terus Diperluas

Memasuki hari ketiga operasi SAR, tim gabungan memperluas wilayah pencarian terhadap 129 orang yang masih belum ditemukan. Pencarian dilakukan melalui penyisiran permukaan laut sekaligus persiapan dan pelaksanaan pencarian di bawah permukaan laut.

Basarnas membagi wilayah operasi menjadi enam sektor untuk memperluas cakupan pencarian. Sejumlah unsur laut dikerahkan, di antaranya KRI Canopus, KRI Nala, KRI I Gusti Ngurah Rai, KRI Pulau Fani, KN SAR Laksamana 241 Banjarmasin, KN Kunyit, KAL Kumai, serta KN SAR Wisanggeni 236 Balikpapan. Unsur lainnya juga terlibat dalam operasi sesuai kebutuhan pencarian dan evakuasi.

Pada hari ketiga, area pencarian juga diperluas dari sekitar 2.600 menjadi 4.600 mil laut sebagaimana dilaporkan dalam perkembangan operasi SAR. Perluasan tersebut dilakukan untuk meningkatkan cakupan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.

Kondisi cuaca dan gelombang laut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi proses pencarian dan evakuasi. Proses pemindahan korban menuju Banjarmasin juga dilakukan secara bertahap karena kondisi perairan dan akses menuju Pelabuhan Trisakti.

Baca Juga  Identitas Korban Penemuan Mayat di Kampung Arab Banjarmasin Terungkap, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian

Sebanyak 114 Orang Telah Ditemukan

Berdasarkan data operasi SAR yang diperbarui hingga Selasa (15/9/2026) pukul 09.00 WITA, dari 243 orang yang berada dalam KM Virgo Transport 8, sebanyak 114 orang telah ditemukan.

Rinciannya adalah:

  • 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat;
  • 6 orang ditemukan meninggal dunia;
  • 129 orang masih dalam pencarian.

Dari 114 orang yang telah ditemukan tersebut, sebanyak 110 orang telah tiba di Banjarmasin, terdiri atas 108 korban selamat dan dua korban meninggal dunia. Sementara empat korban meninggal dunia lainnya masih dalam proses evakuasi menggunakan armada udara.

Data jumlah korban tersebut merupakan data operasi yang dapat berubah seiring berlangsungnya pencarian, evakuasi, pendataan, serta proses identifikasi oleh petugas.

Data Identitas Korban yang Telah Ditemukan

Dalam data identitas yang tersedia, sejumlah korban selamat tercatat antara lain Adi Suseno (42), Rais Dny (48), Rohim (37), Arief Tofan (46), Nanang Priyanto (43), Bayu Kusuma (23), Fransiskus Afridos (28), Arman Firmasyah (31), Anif Iwat (34), Sumarsum (55), Gunggun (55), Irfan Purba (25), Najib (49), Henvi (38), Rizal (36), Ahmad (32), Rizki (18), Rehan (19), Ahmad Akmal (24), Bagus (25), Wakid (36), Abdul Rohman (40), Andre Fajar (36), Faizal (26), Abu Bakar (25), Qimikus Poko (60), Ahmad Murdilah (54), Doni (21), Hermus (43), Heru Pramono (37), Iwan (41), Davio (34), Karna Ocit (46), Rino (33), Aldianus (30), Pujianto (27), Ponimin (36), Marsianus (23), Radus Bowo (39), Lucky Wahyu (17), Zahrim (25), Sachilin (36), Rianda (30), Prastika (26), Syaiful Nurudin (36), Lutfi Arisandi (30), Sifri (22), Heri (46), Arifin (35), Rizal (36), Fery (32), Lehadi (21), Agus (41), Shopian (43), Devin (22), Ainuli (26), Sugianto (29), serta Bambang Melon (56).

Baca Juga  Dari Penjemputan hingga Rumah dr. Juwita, Siapa yang Menentukan Uun Dibawa ke Sana?

Data identitas tersebut merupakan bagian dari daftar korban yang tersedia dalam pembaruan informasi dan tidak dimaksudkan sebagai daftar keseluruhan 114 orang yang telah ditemukan. Pendataan dan verifikasi identitas masih dapat mengalami pembaruan berdasarkan hasil pemeriksaan petugas.

Korban yang Dievakuasi Menggunakan KN SAR Laksamana 241

Dalam data evakuasi, sejumlah korban tercatat dievakuasi menggunakan KN SAR Laksamana 241. Mereka antara lain Dodit Mujiono (41), asal Situbondo; Yahya (23), Jombang; Apriyanto (34), Tulungagung; Edi Sutrisno (42), Kediri; Muh. Fathir (20), Garut; Deny Agung Presetno (31), Nganjuk; Herman (24), Banjarmasin; Nur Kartika Basmono (40), Tuban; Azam Umami (38), Pemalang; Syaiful Anwar (42), Blitar; Kukuh Sugiarto (39), Kediri; Nanang Yulianto (52), Purbalingga; Danang Yulianto (31), Klaten; Fajri Akbar (23), Tegal; Arief Yunianto (38), Lamongan; serta Rahmad (43), Banjarmasin, yang tercatat sebagai kapten.

Informasi mengenai asal daerah dan identitas korban tersebut tetap perlu merujuk pada pendataan resmi petugas karena proses verifikasi korban masih berlangsung.

Sejumlah Awak Kapal Juga Selamat

Selain penumpang, sejumlah awak kapal juga tercatat berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Mereka antara lain Didit Setiawan (46), Anif (34), Devin (22) yang tercatat sebagai Masinis IV, Ivan Purba (23) sebagai Kelasi, Heri Risnandi sebagai Mualim IV, Sumarsum (39) sebagai Masinis I, Ainul (26) sebagai Kelasi, Sugiono (29) sebagai Kelasi, Bayu (23) sebagai Kelasi, Juhadi sebagai Kadet Deck, serta Nurdianto sebagai Juru Mudi.

Data tersebut masih dapat diperbarui apabila terdapat hasil pendataan baru dari tim SAR gabungan.

Fokus Pencarian terhadap 129 Orang

Dengan masih adanya 129 orang yang belum ditemukan, operasi SAR terus difokuskan pada pencarian dan pertolongan terhadap korban yang keberadaannya belum diketahui.

Baca Juga  Korban Meninggal Dunia Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur Bertambah Jadi 14 Orang, Data Korban Terus Diperbarui

Pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan posisi korban, kondisi arus dan angin, serta informasi yang diperoleh dari hasil penyisiran. Selain pencarian di permukaan laut, tim juga memperluas upaya pencarian ke wilayah bawah laut.

Perkembangan operasi menunjukkan bahwa kondisi laut menjadi salah satu tantangan dalam proses pencarian maupun pemindahan korban. Pada saat proses evakuasi, kondisi gelombang yang tinggi sempat menyebabkan proses transfer korban antarkapal harus dilakukan secara bertahap.

Keluarga Menunggu Kepastian Informasi

Pencarian terhadap 129 orang yang belum ditemukan masih menjadi fokus utama operasi SAR. Bagi keluarga korban, perkembangan informasi mengenai keberadaan anggota keluarga mereka menjadi bagian penting dalam proses penanganan kecelakaan tersebut.

Karena proses pencarian, evakuasi, pendataan dan identifikasi masih berlangsung, jumlah maupun identitas korban dapat berubah sewaktu-waktu. Oleh karena itu, setiap perkembangan perlu merujuk pada pembaruan resmi dari Basarnas dan unsur terkait.

Hingga Selasa (15/9/2026) pukul 09.00 WITA, data operasi mencatat 114 orang telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia, sedangkan 129 orang masih dalam pencarian dari total 243 orang yang berada di KM Virgo Transport 8. Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian dan memperluas wilayah operasi untuk menemukan seluruh korban yang belum diketahui keberadaannya.

Sumber verifikasi perkembangan: Basarnas melalui keterangan yang dikutip sejumlah media pada 14–15 September 2026. Data identitas korban dapat berubah mengikuti hasil pencarian dan verifikasi petugas di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *