Banjir Rendam Kelapa Gading hingga Arah Jalan Yos Sudarso, Mobilitas Warga Terganggu

banner 468x60

KawanJariNews.com – Jakarta  – Curah hujan dengan intensitas tinggi sejak dini hari menyebabkan banjir melanda sejumlah wilayah di Jakarta pada Minggu (18/1/2026). Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, menjadi salah satu titik terdampak, khususnya di sepanjang Jalan Boulevard Barat Raya yang mengarah ke Jalan Yos Sudarso dan kawasan Mall of Indonesia (MOI), sehingga mengganggu aktivitas dan mobilitas warga.

Berdasarkan pantauan di lapangan, ketinggian air di Jalan Boulevard Barat Raya bervariasi antara 10 hingga 50 sentimeter. Genangan cenderung semakin dalam mendekati kawasan MOI. Hingga pagi hari, air belum menunjukkan tanda-tanda surut, sementara kondisi cuaca masih mendung disertai hujan ringan.

Situasi tersebut berdampak langsung pada arus lalu lintas. Antrean kendaraan, terutama sepeda motor, terlihat mengular di sejumlah titik yang relatif lebih tinggi. Beberapa pengendara memilih berhenti atau memutar balik karena ketinggian air di ruas jalan tertentu telah mencapai lutut orang dewasa. Sebagian lainnya mencari jalur alternatif melalui kawasan permukiman warga di sekitar lokasi.

Petugas kepolisian terlihat melakukan pengaturan lalu lintas dengan mengarahkan kendaraan roda empat untuk melintas di jalur kanan yang dinilai lebih aman. Meski demikian, sejumlah pengemudi mobil memilih tidak melintas karena khawatir kendaraan mengalami gangguan mesin. Beberapa kendaraan dilaporkan mengalami mogok setelah menerobos genangan air.

Seorang petugas kepolisian di lokasi menyampaikan bahwa banjir mulai terjadi sekitar pukul 00.00 WIB. Kawasan Boulevard Barat Raya disebut sebagai salah satu titik yang kerap tergenang saat hujan dengan intensitas tinggi. Di sekitar MOI, ketinggian air diperkirakan mencapai 40 hingga 50 sentimeter. Proses surutnya genangan bergantung pada kondisi cuaca dan sistem aliran air di kawasan tersebut.

Baca Juga  Pencurian Kabel Penerangan Jalan di Jakarta Utara: Jalanan Gelap, Warga Terancam Bahaya

Kondisi serupa juga terjadi di jalur sebaliknya, dari arah Jalan Yos Sudarso menuju Kelapa Gading. Di ruas ini, jumlah kendaraan yang mengalami mogok dilaporkan lebih banyak, sehingga kemacetan semakin panjang dan waktu tempuh warga meningkat.

Selain mengganggu lalu lintas, banjir juga menimbulkan potensi risiko keselamatan. Warga di sekitar lokasi melaporkan kemunculan hewan dari saluran air, seperti biawak, yang keluar akibat luapan air. Situasi tersebut sempat menimbulkan kewaspadaan di kalangan pengendara dan pejalan kaki.

Untuk membantu warga yang terjebak banjir, pemerintah daerah bersama instansi terkait mengerahkan bantuan evakuasi menggunakan truk militer. Kendaraan tersebut digunakan untuk mengangkut warga secara bergiliran dari Kelapa Gading menuju Jalan Yos Sudarso maupun sebaliknya, dengan kapasitas sekitar 20 orang setiap perjalanan. Langkah ini menjadi solusi sementara bagi warga yang telah menunggu cukup lama tanpa kepastian kondisi lalu lintas membaik.

Banjir juga dilaporkan meluas ke kawasan Boulevard Selatan, Boulevard Utara, serta sejumlah permukiman di belakang Mall Kelapa Gading. Di area permukiman, ketinggian air mencapai sekitar 40 hingga 50 sentimeter, meskipun genangan relatif lebih cepat surut dibandingkan jalan utama.

Peristiwa banjir yang kembali terjadi di kawasan Kelapa Gading menegaskan pentingnya upaya penanganan banjir secara berkelanjutan. Hingga siang hari, warga diimbau untuk tetap waspada, menghindari melintasi genangan yang dalam, serta menyesuaikan rute perjalanan dengan kondisi di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *