kawanjarinews.com – Jakarta – Kebakaran hebat melanda Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin malam, 28 Juli 2025. Peristiwa ini menyebabkan setidaknya 552 kios atau toko hangus terbakar dan menimbulkan kerugian materi yang sangat besar bagi para pedagang.
Kebakaran pertama kali dilaporkan terjadi pada pukul 18.32 WIB. Api menyebar dengan cepat di kawasan pasar yang padat dan sempit, menghanguskan ratusan kios dalam hitungan jam. Proses pemadaman berlangsung lebih dari lima jam dan baru dapat dikendalikan sepenuhnya sekitar pukul 23.30 WIB.
Sebanyak 35 unit mobil pemadam kebakaran dan sekitar 118 personel dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Petugas juga melakukan upaya pendinginan agar api tidak kembali menyala. Kendala utama yang dihadapi tim pemadam adalah sulitnya akses sumber air di lokasi kejadian.
Kebakaran terjadi di Pasar Taman Puring, salah satu pusat perdagangan yang cukup ramai di wilayah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Kebakaran berlangsung sejak Senin malam hingga menjelang tengah malam. Pada Selasa pagi (29/7/2025), lokasi kejadian masih dipasangi garis polisi (police line). Para pedagang terlihat berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih tersisa. Sebagian dari mereka bahkan terlihat mengemas ulang barang yang sudah terbakar untuk dijual ke pengepul.
Menurut keterangan awal dari pihak kepolisian, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik dari salah satu toko pakaian di bagian tengah pasar. Api dengan cepat menjalar ke kios-kios lain yang sebagian besar terbuat dari material mudah terbakar.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materi ditaksir mencapai miliaran rupiah. Seorang pedagang mengaku mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Kebakaran juga sempat menyebabkan kemacetan parah di sekitar lokasi karena asap tebal membatasi jarak pandang. Akibatnya, Transjakarta koridor 13 tidak dapat beroperasi melintasi jalan layang di atas pasar. Meski demikian, pada pagi harinya layanan Transjakarta kembali beroperasi normal.
Tindak Lanjut Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kebakaran. Pemerintah setempat juga tengah menginventarisasi jumlah kerugian dan merancang langkah-langkah bantuan bagi pedagang terdampak.
Baca juga: Tangis Pasrah Pemilik Warung Saat Penertiban Bangunan Liar di Bantaran Kali Sunter
Baca juga: Tangis Pasrah Pemilik Warung Saat Penertiban Bangunan Liar di Bantaran Kali Sunter










