Supir Truk Picu Ketegangan Saat Aksi Penolakan Tambang di Sumbang, Warga Desak Pemerintah Bertindak

banner 468x60

KawanJariNews.com – Purwokerto, Jawa Tengah — Ketegangan sempat terjadi di kawasan penambangan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Jumat (30/1/2026), saat aksi demonstrasi warga menolak aktivitas tambang berlangsung. Insiden dipicu oleh pernyataan seorang supir truk yang dinilai memprovokasi massa aksi.

Aksi penolakan tambang tersebut digelar oleh warga setempat sebagai bentuk keberatan terhadap aktivitas penambangan yang dinilai berdampak pada lingkungan dan memicu persoalan sosial. Di tengah jalannya aksi, seorang supir truk yang berada di lokasi menyampaikan pernyataan secara lantang kepada massa.

Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, supir truk tersebut mengucapkan kalimat, “Demo yang bagaimana? Demo itu jika istri saya tidak makan, apakah pendemo mau kasih makan?” Ucapan tersebut sontak memicu reaksi emosional dari warga yang mengikuti aksi.

Seorang warga yang berada di lokasi menyampaikan kekhawatirannya bahwa pernyataan tersebut berpotensi memicu konflik lanjutan. Ia menilai situasi sempat memanas dan dapat berujung pada perselisihan terbuka apabila tidak segera dikendalikan. Warga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama aksi berlangsung.

Dalam tuntutannya, massa aksi mendesak pemerintah pusat untuk segera mengambil langkah tegas terkait aktivitas penambangan di wilayah Sumbang. Warga menilai keberadaan tambang tersebut berpotensi memperburuk kondisi sosial dan lingkungan jika terus dibiarkan beroperasi.

Warga menyampaikan harapan agar pemerintah segera melakukan evaluasi dan penindakan demi mencegah eskalasi konflik yang lebih luas. Menurut mereka, penanganan sejak dini diperlukan agar situasi tetap kondusif dan tidak berkembang menjadi persoalan keamanan yang lebih serius.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pengelola tambang maupun instansi pemerintah terkait mengenai insiden tersebut dan tuntutan warga.

Baca Juga  Puspom TNI dan Polri Bersinergi Tindak Premanisme Berkedok Ormas: Satgas Gabungan Mulai Dibentuk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *