KawanJariNews.com – BANJARMASIN — Kebakaran melanda kawasan Jalan Pasar Lama Laut, Kelurahan Pasar Lama, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (16/9/2026) dini hari. Api mulai terlihat sekitar pukul 04.30–05.00 WITA dan sempat membesar hingga mengenai sejumlah bangunan di kawasan tersebut. Relawan pemadam kebakaran dan petugas kemudian melakukan pemadaman serta pembasahan untuk mencegah api kembali muncul.
Kebakaran terjadi di kawasan yang menjadi aktivitas perdagangan. Sejumlah laporan dari lokasi menyebut kobaran api terlihat pada bangunan atau lapak di sekitar Jalan Pasar Lama Laut, termasuk area di dekat Jembatan Pasar Lama.
Laporan lapangan yang dihimpun sejumlah media menyebut jumlah bangunan terdampak berada pada kisaran belasan. RRI melaporkan belasan bangunan pedagang ludes, sementara laporan lain menyebut sekitar 13 lapak dan satu musala terdampak. Perbedaan angka tersebut menunjukkan pendataan kerusakan masih perlu dikonfirmasi kepada pihak berwenang sebelum jumlah final ditetapkan.
Informasi mengenai titik awal api juga belum dapat dipastikan secara resmi. Sejumlah saksi yang dikutip media menyebut api terlihat dari area kios atau lapak pedagang sayur. Namun, keterangan tersebut merupakan kesaksian awal di lapangan dan belum dapat disamakan dengan hasil penyelidikan mengenai penyebab kebakaran.
Salah satu laporan menyebut api dapat dikuasai sekitar 30 menit setelah mulai terlihat. Setelah kobaran utama berhasil dikendalikan, relawan masih melakukan pembasahan di lokasi hingga sekitar pukul 05.50 WITA untuk memastikan tidak terdapat sisa api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
Kondisi kawasan menjadi salah satu faktor yang membuat penanganan kebakaran perlu dilakukan secara cepat. Bangunan perdagangan yang berdempetan berpotensi membuat api merambat ke bangunan lain. Dalam kejadian tersebut, warga dan relawan pemadam turut melakukan upaya pemadaman serta membantu penghuni atau pedagang yang berada di sekitar titik kebakaran.
Hingga laporan ini disusun, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Keterangan saksi mengenai lokasi awal munculnya api belum menjadi kesimpulan mengenai sumber maupun penyebab kebakaran.
Karena itu, dugaan mengenai korsleting listrik, aktivitas memasak, maupun faktor lainnya tidak dapat dinyatakan sebagai penyebab sebelum terdapat hasil pemeriksaan dari pihak yang berwenang.
Demikian pula dengan total kerugian material dan jumlah pasti bangunan yang terdampak masih memerlukan pendataan lebih lanjut. Salah satu laporan media memperkirakan kerugian mencapai Rp5 miliar dengan 14 bangunan terdampak, tetapi angka tersebut belum dapat diperlakukan sebagai data final tanpa konfirmasi dari instansi terkait.
Kebakaran terjadi menjelang aktivitas perdagangan pagi di kawasan Pasar Lama. Sejumlah bangunan yang digunakan untuk berdagang dilaporkan mengalami kerusakan, bahkan sebagian disebut ludes terbakar. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas pedagang yang terdampak, meskipun besaran kerugian dan jumlah warga atau pedagang yang kehilangan tempat usaha masih menunggu pendataan.
Penanganan di lokasi juga menunjukkan pentingnya akses bagi armada pemadam dan relawan, terutama di kawasan perdagangan dengan bangunan yang berdekatan. Informasi dari lapangan menyebut posisi titik kebakaran berada di area bantaran sungai sehingga kondisi tersebut turut dimanfaatkan dalam proses pemadaman.
Sampai berita ini diterbitkan, belum ada keterangan yang menunjukkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pendataan mengenai korban, kerusakan bangunan, dan kerugian material tetap perlu menunggu keterangan resmi dari pihak terkait.
Penyebab kebakaran, jumlah final bangunan terdampak, serta nilai kerugian masih menjadi bagian yang perlu diverifikasi. KawanJariNews.com akan memperbarui informasi apabila terdapat keterangan resmi atau hasil pendataan terbaru dari pihak berwenang.
















