KawanJariNews.com – JAKARTA PUSAT — Kebakaran melanda kawasan permukiman di Jalan Batu Ceper 8 No. 9B, RT 005/RW 001, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Senin (31/8/2026) siang. Berdasarkan data awal yang dihimpun dari wilayah terdampak, sedikitnya 114 rumah terdampak dengan jumlah sekitar 310 kepala keluarga (KK) atau 880 jiwa. Petugas pemadam kebakaran mengerahkan 21 unit kendaraan dan 85 personel untuk menangani kebakaran tersebut.
Informasi mengenai kebakaran diterima petugas sekitar pukul 13.40 WIB. Sekitar lima menit kemudian, petugas tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan untuk mengendalikan api.
Objek yang terbakar merupakan rumah tinggal semi permanen dengan kategori bangunan rendah. Penanganan dilakukan dengan mengerahkan puluhan personel dan armada pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.
Berdasarkan pendataan awal, dampak kebakaran tersebar di sejumlah wilayah rukun tetangga (RT). Di RT 04, tercatat sekitar 50 rumah terdampak dengan jumlah sekitar 160 KK atau 450 jiwa.
Sementara itu, di RT 05 terdapat sekitar 40 rumah terdampak yang dihuni sekitar 80 KK atau 240 jiwa. Di RT 07, tercatat empat rumah terdampak dengan sekitar 10 KK atau 40 jiwa.
Adapun di RT 09, sekitar 20 rumah terdampak dengan jumlah sekitar 60 KK atau 150 jiwa.
Jika seluruh data sementara tersebut dijumlahkan, terdapat 114 rumah, 310 KK, dan sekitar 880 jiwa yang terdampak kebakaran.
Empat Lokasi Pengungsian Disiapkan
Pasca kebakaran, sejumlah lokasi disiapkan sebagai tempat pengungsian sementara bagi warga yang terdampak. Pemerintah dan unsur terkait menyediakan empat titik yang dapat digunakan warga.
Lokasi tersebut meliputi Posko Induk di Sekretariat RW 01, Lapangan Bulutangkis RT 08, tanah kosong yang telah dipasang tenda Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta area parkir mobil Ko Apen di Jalan Batu Ceper 7 yang dilengkapi kanopi.
Selain penyediaan tempat pengungsian, bantuan kebutuhan dasar bagi warga terdampak juga mulai disalurkan oleh sejumlah unsur terkait, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pangan.
Untuk sementara, distribusi makanan siap saji dijadwalkan dilakukan secara bergiliran. Baznas dijadwalkan menangani distribusi pada pagi hari, Dinas Sosial pada siang hari, sedangkan Palang Merah Indonesia (PMI) pada malam hari.
Pendataan Warga Masih Berlangsung
Proses penanganan di lokasi dan pendataan warga terdampak masih berlangsung setelah kebakaran terjadi. Data mengenai jumlah rumah terdampak maupun jumlah warga yang membutuhkan bantuan masih bersifat sementara dan dapat berubah setelah dilakukan verifikasi serta pemutakhiran oleh petugas dan unsur terkait.
Warga yang terdampak dapat memanfaatkan lokasi pengungsian yang telah disediakan dan berkoordinasi dengan petugas maupun pengurus RT/RW untuk kebutuhan pendataan serta memperoleh bantuan.
Masyarakat di sekitar lokasi juga diimbau tetap waspada dan tidak mendekati area yang masih menjadi bagian dari proses penanganan kebakaran. Hal tersebut diperlukan agar aktivitas petugas di lapangan dapat berlangsung dengan aman dan tidak terganggu.
Untuk kondisi darurat kebakaran di wilayah Jakarta, masyarakat dapat menghubungi Command Center Pemadam Kebakaran melalui layanan 112 atau nomor 021-63858213, 021-63855357, dan 021-6344579.
Hingga berita ini disusun, proses penanganan dan verifikasi data masih berlangsung. Penyebab kebakaran belum disampaikan dalam informasi awal yang menjadi dasar pemberitaan ini. Karena itu, jumlah rumah dan warga terdampak dalam laporan ini masih merupakan data sementara dan menunggu pemutakhiran dari pihak berwenang.










