Truk Diduga Rem Blong Sebabkan Kecelakaan Beruntun di Jalur Medan–Berastagi, 4 Tewas dan 8 Orang Terluka

banner 468x60

KawanJariNews.com – DELI SERDANG – Kecelakaan beruntun yang diduga dipicu rem blong pada sebuah truk pengangkut galon air terjadi di jalur wisata Medan–Berastagi, tepatnya di depan The Hill Hotel & Resort, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Peristiwa tersebut melibatkan sembilan kendaraan dan mengakibatkan empat orang meninggal dunia serta delapan orang lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kecelakaan bermula ketika truk pengangkut air mineral dalam kemasan galon melaju dari arah Berastagi menuju Medan. Saat melintasi jalan menurun di depan The Hill Hotel & Resort, truk diduga mengalami kegagalan fungsi pengereman sehingga pengemudi kehilangan kendali. Kendaraan kemudian menghantam sejumlah mobil dan sepeda motor yang berada di depannya hingga memicu tabrakan beruntun.

Salah seorang saksi mata, Rian, mengatakan truk melaju dengan kecepatan tinggi sebelum menabrak kendaraan lain di depannya.

“Truknya meluncur kencang dari atas, sepertinya remnya blong. Langsung menghantam mobil dan sepeda motor yang ada di depannya secara beruntun. Suaranya keras sekali,” ujarnya.

Data sementara dari petugas di lapangan mencatat sebanyak empat orang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. Seluruh korban telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut. Selain itu, delapan korban lainnya mengalami luka berat maupun luka ringan dan saat ini masih menjalani perawatan medis.

Sedikitnya sembilan kendaraan terlibat dalam insiden tersebut, terdiri atas truk yang diduga menjadi pemicu kecelakaan, sejumlah mobil pribadi, kendaraan angkutan umum, serta beberapa sepeda motor. Kondisi di lokasi kejadian menunjukkan kerusakan cukup parah. Beberapa kendaraan mengalami ringsek berat, sementara muatan galon air dari truk berserakan di badan jalan sehingga memperumit proses evakuasi.

Baca Juga  Kemacetan di Tol Purbaleunyi Arah Bandung, Pengguna Jalan Keluhkan Antrean Akibat Perbaikan Jalan

Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara, Komisaris Besar Ferry Walintukun, mengatakan pihak kepolisian telah mengamankan pengemudi truk untuk dimintai keterangan guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan.

“Polisi meminta keterangan dari sopir truk pembawa air mineral dalam kemasan galon, Ilham (50). Polisi mendalami apakah ada dugaan kelalaian dalam kecelakaan tersebut,” kata Ferry Walintukun, Sabtu (18/7/2026).

Selain memeriksa pengemudi, penyidik juga melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan saksi, serta meneliti kondisi teknis kendaraan, termasuk sistem pengereman truk. Hasil penyelidikan akan menjadi dasar untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan dan langkah hukum yang akan diambil apabila ditemukan unsur kelalaian.

Kecelakaan tersebut berdampak pada arus lalu lintas di jalur utama Medan–Berastagi. Kemacetan panjang terjadi dari kedua arah dan sempat menyebabkan akses kendaraan lumpuh total. Personel Satlantas bersama aparat kepolisian setempat melakukan pengaturan lalu lintas, mengevakuasi kendaraan yang terlibat, serta membersihkan material yang berserakan di badan jalan agar arus kendaraan dapat kembali normal.

Jalur Medan–Berastagi merupakan salah satu ruas utama yang menghubungkan Kota Medan dengan kawasan wisata Berastagi dan Kabupaten Karo. Karakteristik jalan yang menurun dan berkelok mengharuskan setiap kendaraan, khususnya angkutan barang, berada dalam kondisi laik jalan serta memenuhi standar keselamatan. Dugaan kegagalan fungsi pengereman dalam peristiwa ini menjadi salah satu aspek yang tengah didalami oleh penyidik.

Hingga Sabtu sore, proses evakuasi dan penyelidikan masih berlangsung. Kepolisian mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melintas di jalur Medan–Berastagi, mematuhi aturan lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan selama penanganan kecelakaan berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *