KawanJariNews.com – Bandung, 5 Mei 2025 – Kemacetan lalu lintas terjadi di sejumlah titik ruas Tol Purbaleunyi arah Jakarta menuju Bandung pada Senin (5/5). Antrean panjang kendaraan terpantau di KM 82, KM 93, dan KM 105, yang disebabkan oleh adanya pekerjaan perbaikan jalan yang tengah berlangsung di lokasi-lokasi tersebut.
Berdasarkan pantauan KawanJariNews.com, kemacetan terjadi akibat penyempitan lajur di beberapa titik tol karena perbaikan jalan. Arus kendaraan menjadi tersendat karena hanya sebagian jalur yang dapat digunakan.

Kemacetan terpantau sejak pukul 08:30 WIB di ruas Tol Purbaleunyi arah Bandung, tepatnya di KM 82 (wilayah Purwakarta), KM 93 (wilayah Padalarang), dan KM 105 (menuju Gerbang Tol Pasteur).
Pengguna jalan yang melintasi tol dari arah Jakarta menuju Bandung menjadi pihak yang paling terdampak. Beberapa di antaranya menyampaikan keluhan atas keterlambatan perjalanan.
“Saya mengantre cukup lama di tol, jalan tersednat di beberapa titik. Ternyata pas lewat ada perbaikan jalan” ujar seorang pengemudi mobil pribadi asal Jakarta, kepada redaksi.

Senada dengan itu, Nanda, warga Depok yang tengah melakukan perjalanan dinas ke Bandung, juga menyampaikan keluhannya. “Perjalanan jadi molor dari jadwal. Tol memang harus diperbaiki, tapi waktunya jangan pas jam ramai seperti ini,” ujarnya.
Pekerjaan perbaikan jalan dilakukan oleh pihak terkait dalam rangka pemeliharaan infrastruktur tol. Namun, pelaksanaannya berdampak pada penyempitan jalur, sehingga mengurangi kapasitas kendaraan yang dapat melintas secara normal.
Dampak dari kemacetan ini adalah tertundanya waktu tempuh perjalanan dan meningkatnya kelelahan pengguna jalan. Hingga berita ini ditayangkan, belum ada informasi resmi terkait estimasi penyelesaian perbaikan. Pengguna jalan diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan terus mengikuti informasi dari sumber resmi untuk menghindari titik kemacetan.
Baca Juga: Kuningan Gelar Hardiknas Tingkat Jawa Barat, Sediakan Layanan Kesehatan Gratis dan Hiburan Rakyat
Baca juga: YLKAI, GJL GAMAT-RI, dan PBH FERADI WPI Kawal Warga BSB Mijen Pertahankan Hak atas Rumah










