KawanJariNews.com – BANJARMASIN – Kebakaran terjadi di kawasan Jalan Zafri Zam, Komplek DPR, Gang 5, Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Minggu subuh, 30 Maret 2026, sekitar pukul 05.00 WITA. Peristiwa tersebut diduga sementara dipicu oleh kompor yang lupa dimatikan saat aktivitas memasak. Tidak ada laporan korban jiwa, sementara kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kebakaran pertama kali diketahui oleh warga sekitar saat api mulai terlihat dari salah satu rumah di kawasan permukiman tersebut. Warga kemudian segera menghubungi relawan pemadam kebakaran untuk meminta penanganan cepat. Dalam waktu singkat, api sempat membesar dan menimbulkan kepanikan warga sekitar mengingat lokasi kejadian berada di lingkungan padat hunian.
Setelah menerima laporan, relawan pemadam kebakaran bersama petugas terkait segera bergerak ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dan pengamanan area. Proses pemadaman dilakukan dengan fokus mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar titik kebakaran. Setelah beberapa waktu, api akhirnya berhasil dikendalikan dan situasi di lokasi berangsur aman.
Menurut keterangan awal dari relawan pemadam kebakaran di lapangan, dugaan sementara penyebab kebakaran mengarah pada aktivitas memasak di dalam rumah. Kompor diduga dalam keadaan menyala dan lupa dimatikan oleh penghuni, sehingga memicu munculnya api yang kemudian membesar. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pendalaman lebih lanjut dari petugas berwenang.
Selain melakukan pemadaman, petugas juga mengamankan area sekitar lokasi kejadian serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mendukung proses identifikasi penyebab insiden. Hingga laporan ini disusun, tidak terdapat informasi adanya korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Fokus penanganan saat ini diarahkan pada pendataan dampak kerusakan dan kerugian material yang ditimbulkan.
Peristiwa kebakaran di waktu subuh ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah tangga, khususnya yang berkaitan dengan aktivitas dapur dan penggunaan peralatan memasak. Di kawasan permukiman padat, keterlambatan penanganan berpotensi memperbesar risiko rambatan api ke rumah-rumah lain di sekitarnya.
Saat ini, kondisi di lokasi kejadian telah dinyatakan kondusif setelah api berhasil dipadamkan. Pihak terkait masih melakukan pendataan lanjutan dan penelusuran penyebab pasti kebakaran guna memastikan kronologi peristiwa secara menyeluruh.










