KawanJariNews.com – BANJARMASIN – Seorang warga dilaporkan tersengat listrik saat memasang spanduk di pinggir jalan wilayah Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Kamis (9/4/2026) siang. Korban mengalami luka bakar akibat insiden tersebut dan langsung dievakuasi warga sekitar ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Peristiwa tersengat listrik itu terjadi pada Kamis siang di salah satu titik pinggir jalan di wilayah Martapura. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, korban saat itu tengah melakukan pemasangan spanduk di area yang berdekatan dengan jaringan kabel listrik.
Saat proses pemasangan berlangsung, korban diduga mengalami kontak dengan kabel listrik yang berada di sekitar lokasi. Dugaan awal menyebutkan sengatan listrik terjadi akibat jarak kerja yang terlalu dekat dengan instalasi kelistrikan, meskipun penyebab pasti insiden tersebut hingga kini masih menunggu hasil pendalaman dari pihak terkait.
Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian segera memberikan pertolongan awal setelah korban tersengat listrik. Korban kemudian dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Dari hasil pengamatan awal, korban dilaporkan mengalami luka bakar akibat sengatan listrik. Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Berdasarkan keterangan petugas medis, kondisi korban disebut stabil, namun tetap dalam pengawasan dan observasi lanjutan guna memastikan tidak ada dampak lanjutan akibat insiden tersebut.
Setelah kejadian, petugas kepolisian bersama teknisi kelistrikan mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan pendalaman. Langkah ini dilakukan guna memastikan penyebab insiden secara akurat sekaligus mengevaluasi potensi bahaya di sekitar area kejadian.
Petugas juga melakukan pengamanan di sekitar titik kejadian agar tidak membahayakan warga lain yang melintas atau beraktivitas di lokasi. Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati, khususnya saat melakukan pekerjaan di dekat jaringan listrik, tiang, maupun kabel yang berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan.
Insiden ini menjadi pengingat penting mengenai tingginya risiko pekerjaan yang dilakukan di sekitar instalasi kelistrikan, terutama di ruang terbuka seperti pinggir jalan yang memiliki kabel aktif atau jaringan listrik udara. Aktivitas seperti pemasangan spanduk, banner, papan reklame, maupun pekerjaan konstruksi ringan memerlukan perhatian khusus terhadap jarak aman dari kabel listrik.
Selain itu, peristiwa ini juga menyoroti pentingnya arahan, pengawasan, dan standar keselamatan kerja dari pihak pemberi tugas, pemilik usaha, maupun atasan terhadap pekerja atau staf yang melakukan aktivitas di area berisiko. Penggunaan alat yang sesuai, pengecekan lokasi terlebih dahulu, serta koordinasi dengan pihak berwenang atau teknisi listrik dapat menjadi langkah pencegahan untuk meminimalkan kecelakaan serupa.
Di sisi lain, penanganan cepat oleh warga sekitar dan respons petugas medis menjadi faktor penting dalam upaya penyelamatan korban. Kesadaran masyarakat untuk segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat turut membantu proses penanganan awal.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih menjalani perawatan di rumah sakit dan dalam kondisi stabil. Sementara itu, pihak terkait masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti insiden tersengat listrik tersebut. Warga diimbau agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar jaringan listrik serta mengutamakan keselamatan kerja guna mencegah kejadian serupa terulang.










