Kereta Bandara Tabrak Truk Kontainer di Perlintasan Poris, Tidak Ada Korban Jiwa

banner 468x60

KawanJariNews.com – JAKARTA – Kecelakaan antara kereta api bandara rute Manggarai–Bandara Soekarno-Hatta dan truk kontainer pengangkut semen terjadi di perlintasan sebidang dekat Stasiun Poris, Kota Tangerang, Jumat (20/2/2026) pukul 06.05 WIB. Insiden yang menyebabkan kerusakan material dan gangguan perjalanan ini dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa.

Peristiwa tersebut terjadi di perlintasan sebidang kawasan Cipondoh yang mengarah ke Jalan Daan Mogot, wilayah hukum Polresta Tangerang Kota. Kereta api bandara yang berangkat dari Stasiun Manggarai menuju Bandara Soekarno-Hatta bertabrakan dengan truk kontainer saat melintas di jalur rel dekat Stasiun Poris.

Kapolres Tangerang Kota, Kombes Pol. Raden Muhammad Jauhari, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan awal, truk kontainer masuk ke perlintasan ketika sirine peringatan telah berbunyi menandakan kereta akan melintas. Namun, pada saat bersamaan, palang pintu belum sepenuhnya menutup sehingga kendaraan tetap melaju ke atas rel.

“Bagian depan truk telah melewati rel, tetapi badan kontainer masih berada di jalur saat kereta melintas. Akibatnya terjadi benturan dan kontainer terseret kurang lebih 100 meter dari titik perlintasan,” ujar Kapolres dalam keterangan resminya.

Benturan tersebut mengakibatkan kerusakan pada badan kontainer, gangguan pada jalur rel, serta robohnya dua tiang listrik di sekitar lokasi. Cuaca gerimis saat kejadian diduga turut memengaruhi jarak pandang dan respons pengemudi.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Masinis dan penumpang dilaporkan selamat, sementara pengemudi truk juga tidak mengalami luka serius. Kerugian yang timbul bersifat material dan masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Pasca-kejadian, aparat gabungan dari Polresta Tangerang Kota, Dinas Perhubungan Kota Tangerang, serta petugas teknis perkeretaapian melakukan evakuasi truk dan perbaikan infrastruktur. Rekayasa lalu lintas diterapkan dengan menutup sementara arus dari Cipondoh menuju Daan Mogot dan mengalihkan kendaraan ke jalur alternatif guna mencegah kemacetan.

Baca Juga  Korban Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL Dievakuasi ke Sembilan Rumah Sakit, Data Korban Terus Diperbarui

Operasional kereta bandara sempat mengalami gangguan sementara selama proses evakuasi dan pemeriksaan jalur rel. Petugas memastikan jalur aman sebelum perjalanan kembali dijalankan secara bertahap.

Perlintasan sebidang masih menjadi titik rawan kecelakaan di sejumlah wilayah perkotaan, terutama pada jam sibuk dengan volume kendaraan berat yang tinggi. Evaluasi terhadap sistem peringatan dini, koordinasi petugas jaga, serta kepatuhan pengguna jalan terhadap rambu keselamatan menjadi perhatian dalam penanganan insiden ini.

Pihak kepolisian menyatakan akan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk menentukan unsur kelalaian, baik dari sisi pengemudi kendaraan maupun aspek teknis pengoperasian perlintasan. Koordinasi juga dilakukan dengan operator perkeretaapian dan instansi terkait untuk memastikan standar keselamatan dipenuhi.

Kapolres Tangerang Kota menegaskan bahwa proses investigasi akan dilakukan secara objektif dan transparan. Hasil pemeriksaan akan menjadi dasar penentuan langkah hukum maupun rekomendasi teknis guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *