Operasi SAR H-7 Pencarian Korban Kecelakaan Kapal Jukung Gerbang Segoro di Pantai Contoh Resmi Ditutup

banner 468x60

kawanjarinews.com – Kulonprogo, Selasa (10/01/2025) – Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian korban kecelakaan kapal nelayan Jukung “Gerbang Segoro” yang terbalik di Pantai Congot, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulonprogo, DIY. Insiden yang terjadi pada Sabtu (4/01/2025) pukul 10.00 WIB ini masih menyisakan satu korban yang belum ditemukan hingga hari ketujuh operasi SAR.

Tim SAR Gabungan telah melakukan upaya pencarian intensif dengan membentuk tiga Search and Rescue Unit (SRU):

  • SRU 1 melaksanakan pencarian visual darat dengan penyisiran dari Lokasi Kejadian Perkara (LKP) ke arah timur sejauh 4,5 km.
  • SRU 2 melakukan pencarian visual darat dengan penyisiran di sekitar Muara Bogowonto ke arah utara sejauh 1,5 km.
  • SRU 3 melaksanakan pencarian visual darat dengan penyisiran di sekitar Muara Pantai Glagah ke arah utara sejauh 1,5 km.
Doc. Koordinasi antara Tim SAR Gabungan dan keluarga korban, membahas perkembangan upaya pencarian korban tenggelam yang belum ditemukan. (Kulonprogo, Selasa, 10/01/2025 – Foto: Dokumentasi Basarnas Kulonprogo).

Namun, hingga pukul 15.00 WIB, hasil pencarian masih nihil. Tim SAR Gabungan kemudian mengadakan evaluasi operasi SAR yang dihadiri oleh pihak keluarga korban. Dalam evaluasi tersebut, dijelaskan bahwa operasi SAR telah dilaksanakan sesuai ketentuan selama tujuh hari, dan akan dihentikan sesuai dengan peraturan UU No. 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan (SAR).

Penutupan operasi SAR dilakukan secara resmi dengan kehadiran seluruh unsur SAR Gabungan dan keluarga korban. Keluarga korban telah mengikhlaskan situasi ini.

“Walaupun operasi SAR telah ditutup, kami akan terus berkoordinasi dengan semua unsur potensi SAR dan masyarakat sekitar lokasi kejadian. Jika di kemudian hari muncul tanda-tanda keberadaan korban, maka operasi SAR akan dibuka kembali,” tandas Seto Satrio, salah satu koordinator operasi.

Baca Juga  Amien Rais Soroti Posisi Seskab Teddy, Pernyataan di Kanal YouTube Amien Rais Picu Polemik Publik

Dengan demikian, operasi SAR untuk pencarian satu korban atas nama Aan, ABK Kapal (Laki-laki, 28 tahun), resmi ditutup sesuai standar operasi pencarian.

Kami segenap redaksi media kwanjarinews.com menyampaikan duka mendalam kepada pihak keluarga serta menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh tim SAR Gabungan, relawan, dan masyarakat yang telah terlibat dalam operasi pencarian ini. Semoga kerja keras dan dedikasi semua pihak menjadi ladang pahala dan membawa ketenangan bagi keluarga korban.

Kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan mematuhi peringatan cuaca serta keselamatan saat beraktivitas di laut.

Baca juga: Perahu Terbalik di Pantai Congot: Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Intensif untuk Korban yang Hilang

Baca juga: Operasi SAR H-3 Pencarian Korban Kecelakaan Kapal 1(unit) Perahu Jukung Gerbang Segoro POB 2 Orang Terbalik di Pantai Contoh, Kec Temon, Kab Kulonprogo, DIY

Baca juga: Talud Jalan Longsor di Dusun Karang Jadi Sorotan: Pemerintah Kalurahan Nglegi Janjikan Perbaikan Skala Prioritas Tahun 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *