Perahu Terbalik di Pantai Congot: Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Intensif untuk Korban yang Hilang

banner 468x60

kawanjarinews.com – Kulon Progo, 4 Januari 2025 – Tim SAR Gabungan (SarGab) tengah melakukan pencarian terhadap korban perahu terbalik, Aan Anugrah, yang hilang setelah perahu yang ditumpanginya dihantam ombak besar di Pantai Congot, Kulon Progo, pada Sabtu, 4 Januari 2025. Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di kawasan Dusun Nglawang, Jangkaran, Temon, Kulon Progo.

Koordinator Pos Basarnas Kulon Progo, Seto Satrio, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula ketika dua orang korban, Aan Anugrah dan Mareta, menggunakan perahu bernama “Gerbang Segoro 1” untuk mencari ikan di laut. Saat perahu hendak kembali menepi, perahu tersebut dihantam ombak besar dari belakang, menyebabkan perahu terbalik dan kedua korban tercebur ke laut.

“Insiden terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Perahu yang sedang hendak menepi tiba-tiba dihantam ombak besar, mengakibatkan terbaliknya perahu dan kedua korban terjatuh ke laut,” kata Seto Satrio.

Doc. Anggota Satlinmas Rescue Istimewa, dalam upaya penyelamatan korban perahu terbalik di Pantai Congot. Hanya satu korban yang berhasil diselamatkan, sementara satu korban lainnya, Aan Anugrah, masih dalam pencarian (Pantai Congot, Sabtu, 4 Januari 2025 – Foto: BASARNAS Kulon Progo)

Kedua korban sebelumnya berangkat melaut pada pukul 05.30 WIB untuk mencari ikan. Pada pukul 10.00 WIB, saat perahu hendak menepi, perahu diterjang ombak besar yang menyebabkan terbaliknya perahu dan kedua korban jatuh ke laut. Korban sempat memberikan isyarat pertolongan yang kemudian diketahui oleh warga setempat dan Anggota Satlinmas Rescue Istimewa.

Baca juga: Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Desa tentang Kawasan Rawan Bencana dan Langkah Mitigasi Bencana Alam di Kabupaten Gunungkidul

Doc. Tim SAR Gabungan sedang melanjutkan pencarian korban Aan Anugrah yang hilang setelah perahu terbalik di Pantai Congot. Suasana pencarian berlangsung intensif dengan menggunakan perahu dan peralatan penyelamatan untuk menemukan korban yang hingga saat ini belum ditemukan. (Pantai Congot, Sabtu, 4 Januari 2025 – Foto: BASARNAS Kulon Progo)

Tim penyelamat segera menuju lokasi dengan perahu “Dyan Saffyr” untuk memberikan pertolongan. Sayangnya, hanya satu korban yang berhasil diselamatkan, yakni Mareta. Korban Mareta dilarikan ke Rumah Sakit Rizky Amalia Temon dengan luka robek di pelipis kanan dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.

Baca Juga  FERADI WPI DPD Jakarta Gelar Kegiatan Pelayanan Rohani di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Hingga berita ini diturunkan, korban Aan Anugrah belum ditemukan dan Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian di lokasi kejadian.

Baca juga: Arus Kendaraan Libur NATARU di Kabupaten Gunungkidul Terkendali

Baca juga: Urgensi Penanganan Kerusakan Jalan dan Potensi Bahaya Longsor Susulan di Dusun Karang, Gunungkidul

Peristiwa perahu terbalik di Pantai Congot, Kulon Progo, yang terjadi pada 4 Januari 2025, menunjukkan betapa pentingnya kewaspadaan di perairan terbuka, terutama saat cuaca buruk. Meskipun satu korban berhasil diselamatkan, upaya pencarian untuk korban lainnya, Aan Anugrah, masih terus berlanjut. Tim SAR Gabungan bekerja keras dengan menggunakan berbagai peralatan untuk mencari dan menyelamatkan korban yang hilang. Insiden ini juga mengingatkan kita tentang pentingnya keselamatan saat beraktivitas di laut serta kebutuhan akan respons cepat dari tim penyelamat dalam menangani kejadian darurat di kawasan pesisir.

(Redaksi: Filemon Gunawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *