Terjaring OTT KPK, Bupati Pati Sudewo Diperiksa Intensif Terkait Kasus Jual Beli Jabatan

banner 468x60

KawanJariNews.com – JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Pati, Sudewo, di wilayah Jawa Tengah pada Senin (19/01/2026) dini hari. Penangkapan ini diduga kuat berkaitan dengan praktik jual beli jabatan dalam pengisian perangkat desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati.

Kronologi Penangkapan dan Pemeriksaan

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa Bupati Sudewo merupakan salah satu pihak utama yang diamankan dalam operasi senyap tersebut. Sejak Senin pagi, Sudewo menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik KPK di Mapolres Kudus.

“Benar, KPK telah melakukan kegiatan tangkap tangan di wilayah Pati dan sekitarnya. Salah satu yang diamankan adalah Bupati Pati (Sudewo). Saat ini masih dilakukan pemeriksaan awal di Polres Kudus sebelum nantinya dibawa ke Jakarta,” ujar Budi dalam keterangan singkatnya.

Aktivitas tidak biasa mulai terdeteksi sejak Minggu malam di Polsek Sumber, Kabupaten Rembang, di mana penjagaan diperketat untuk memeriksa sejumlah camat dan kepala desa yang diduga berperan sebagai pengepul atau perantara suap.

Dugaan Modus Operandi

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, OTT ini menyasar praktik transaksional dalam seleksi perangkat desa di Kabupaten Pati. Selain Bupati, sejumlah pejabat tingkat kecamatan, termasuk Camat Jaken, dikabarkan turut diamankan setelah diketahui tidak masuk kantor tanpa keterangan pada hari yang sama.

Penyidik KPK memiliki waktu 1×24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau saksi.

Kondisi Pemerintahan Kabupaten Pati

Dilansir dari Tribunnews Pasca-kabar penangkapan tersebut, suasana di Pendopo Kabupaten Pati terpantau lengang. Meskipun mobil dinas Fortuner bernomor polisi K 1 A dan mobil pribadi Alphard milik Bupati terparkir di kompleks kantor, keberadaan Sudewo tidak terlihat.

Baca Juga  Dugaan Anak Bunuh Ayah di Desa Gandaria, Terduga Pelaku Diamankan Aparat

Ajudan Bupati sempat menyatakan bahwa Sudewo sedang berada di luar kota. Padahal, berdasarkan agenda resmi, Bupati Sudewo dijadwalkan menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Apkasi di Batam, Kepulauan Riau, pada hari ini. Hingga berita ini diturunkan, jajaran Wakil Bupati maupun Sekda Kabupaten Pati belum memberikan pernyataan resmi terkait kekosongan kepemimpinan tersebut.

Kasus jual beli jabatan di tingkat desa ini menjadi sorotan tajam karena mencederai integritas birokrasi di tingkat akar rumput. Jika terbukti, Sudewo terancam dijerat dengan pasal penyuapan dan gratifikasi dalam Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi. KPK berjanji akan memberikan pembaruan (update) mengenai konstruksi perkara dan daftar lengkap pihak-pihak yang diamankan dalam waktu dekat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *