KawanJariNews.com – Duri, Kabupaten Bengkalis — Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-96 yang jatuh pada 28 Oktober 2025, Gabungan Organisasi Lembaga Adat (GOLA) menggelar kegiatan syukuran dan peringatan Sumpah Pemuda di Gedung Desprindak Kabupaten Bengkalis. Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri oleh berbagai tokoh adat, masyarakat, dan perwakilan pemerintah daerah.
Momentum Kebersamaan Lembaga Adat
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Bengkalis yang diwakili Datuk Toharudin, Sekretaris 1 Pemkab Bengkalis, Perwakilan LAMR Bathin Solapan, Penjabat Kepala Desa Simpang Padang Datuk Nazrin, tokoh masyarakat, perwakilan dari sejumlah perusahaan di wilayah Duri, serta 13 organisasi adat yang tergabung dalam GOLA.
Kehadiran berbagai unsur masyarakat tersebut menjadi simbol kuatnya komitmen untuk menjaga nilai-nilai budaya, mempererat silaturahmi antarorganisasi adat, serta memperkuat sinergi antara masyarakat adat dan pemerintah daerah dalam pembangunan berkelanjutan.
Pesan dari Pemerintah dan Tokoh Adat
Dalam sambutannya, Datuk Toharudin menyampaikan apresiasi kepada GOLA atas inisiatifnya dalam menggelar kegiatan yang tidak hanya memperingati Hari Sumpah Pemuda, tetapi juga memupuk semangat kebersamaan antar lembaga adat.
“Nilai-nilai gotong royong, kebersamaan, dan rasa cinta tanah air yang diwariskan para leluhur harus terus dijaga dan dikembangkan. Momentum seperti ini penting untuk memperkuat semangat persatuan dalam keberagaman,” ujar Datuk Toharudin dalam pidatonya.
Sementara itu, perwakilan dari LAMR Bathin Solapan menegaskan pentingnya peran GOLA sebagai wadah pemersatu organisasi adat di Kabupaten Bengkalis. Menurutnya, GOLA menjadi benteng budaya Melayu Riau yang berperan dalam menjaga marwah adat, nilai tradisi, dan identitas masyarakat Melayu di tengah tantangan modernisasi.
Rangkaian Kegiatan dan Suasana Acara
Syukuran dan peringatan Sumpah Pemuda tersebut berlangsung hangat dan penuh makna. Acara diawali dengan pembacaan doa bersama, dilanjutkan sambutan para tokoh adat dan pemerintah, serta diakhiri dengan penampilan seni budaya Melayu.
Ketua pelaksana acara menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini, baik dari unsur pemerintah, masyarakat, maupun dunia usaha. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat dijadikan agenda tahunan yang berkesinambungan.
“Melalui sinergi antarorganisasi adat, kita bisa memperkuat persaudaraan dan menjaga nilai-nilai luhur budaya Melayu sebagai dasar pembangunan daerah,” ujarnya.
Dukungan dari Dunia Usaha dan Tokoh Lokal
Perwakilan sejumlah perusahaan yang hadir juga menyatakan dukungan terhadap upaya pelestarian budaya yang diinisiasi oleh GOLA. Mereka menilai kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat adat dapat memperkuat hubungan sosial dan mempercepat kemajuan daerah.
Hulubalang Tameng Adat LAMR Bathin Solapan, Depi Rusdianto, turut menyampaikan pesan agar semangat Sumpah Pemuda menjadi pengingat bagi generasi muda adat untuk terus menjaga persatuan, menghormati nilai-nilai leluhur, dan berperan aktif dalam menjaga keharmonisan sosial di Kabupaten Bengkalis.
Pembentukan dan kegiatan GOLA menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antar lembaga adat di Riau, khususnya di wilayah Duri dan Bengkalis. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan stabilitas sosial dan memperkuat peran masyarakat adat dalam pembangunan daerah berbasis budaya.
Dengan semangat Sumpah Pemuda dan nilai-nilai adat Melayu, GOLA bertekad menjadi garda terdepan dalam menjaga keharmonisan sosial, memperkuat generasi muda adat, serta membangun Bengkalis yang berbudaya, maju, dan bermartabat.
Baca juga: Pemilik Kafe Karaoke di Bandungan Dilaporkan ke Polda Jateng Terkait Dugaan Penistaan Agama
Baca juga: KPK Diminta Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung















