Perbaikan Jalan Ambles di Lenteng Agung Capai 75 Persen, Ditargetkan Selesai Selasa Pagi

banner 468x60

KawanJariNews.com – JAKARTA – Proses perbaikan jalan ambles di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, terus berlangsung dan telah mencapai sekitar 75 persen hingga Senin. Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan melalui instansi terkait menargetkan ruas jalan tersebut dapat kembali dilalui kendaraan pada Selasa pagi setelah pekerjaan konstruksi dan pengecoran selesai dilakukan.

Jalan yang mengalami ambles memiliki ukuran sekitar 5 meter panjang dan kedalaman sekitar 3 meter. Untuk menjaga keselamatan pengguna jalan dan mengurangi gangguan lalu lintas, area terdampak telah diamankan sementara menggunakan plat besi serta dilakukan penanganan teknis pada struktur di bawah permukaan jalan.

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, Santo, menyampaikan bahwa progres pekerjaan telah mencapai sekitar 75 persen. Tahapan pekerjaan yang sedang dilakukan meliputi pemasangan box culvert atau gorong-gorong beton pracetak sebagai struktur pengganti saluran lama yang berada di bawah badan jalan.

Setelah pemasangan struktur tersebut, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pemadatan tanah di sekitar box culvert, pemasangan lapisan dasar jalan (base course), dan pengecoran beton. Beton yang digunakan dirancang untuk memiliki waktu pengeringan lebih cepat sehingga dapat mendukung percepatan pembukaan kembali akses jalan.

Untuk mendukung kelancaran proses pekerjaan, ruas jalan terdampak ditutup sementara mulai pukul 14.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB keesokan harinya. Penutupan dilakukan guna memastikan proses pengecoran dan pengeringan beton berjalan sesuai standar keselamatan konstruksi.

Penanganan jalan ambles tersebut melibatkan sejumlah instansi terkait, antara lain Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan, Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), serta unsur teknis lainnya yang bertugas melakukan perbaikan dan pengawasan pekerjaan di lapangan.

Berdasarkan keterangan resmi dari pihak SDA Jakarta Selatan, penyebab amblesnya jalan diduga berasal dari kondisi saluran drainase atau crossing di bawah badan jalan yang telah berusia tua. Kondisi tersebut menyebabkan berkurangnya daya dukung struktur di bawah permukaan jalan sehingga memicu terjadinya amblesan.

Baca Juga  Dua Bus Transjakarta Tabrakan di Jalur Layang Cipulir, 24 Penumpang Luka

Pemerintah daerah juga telah menyampaikan informasi terkait jadwal penutupan jalan dan estimasi penyelesaian pekerjaan kepada masyarakat guna meminimalkan dampak gangguan lalu lintas selama proses perbaikan berlangsung.

Peristiwa ini menjadi perhatian pemerintah daerah dalam upaya menjaga kondisi infrastruktur perkotaan, khususnya jaringan drainase dan sarana pendukung jalan yang telah beroperasi dalam jangka waktu panjang. Pemeriksaan dan pemeliharaan berkala terhadap infrastruktur bawah tanah dinilai penting untuk mencegah terjadinya kejadian serupa di kemudian hari.

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menargetkan pekerjaan perbaikan dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga ruas jalan di kawasan Lenteng Agung dapat kembali berfungsi normal dan melayani mobilitas masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *