Kecelakaan di Jalan Lingkar Selatan Basirih, Satu Korban Luka Dievakuasi ke RS Ulin Banjarmasin

banner 468x60

KawanJariNews.com – BANJARMASIN – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lingkar Selatan, kawasan Basirih, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Senin sore, 23 Maret 2026. Dalam insiden tersebut, satu orang dilaporkan mengalami luka dan telah dievakuasi oleh relawan ke RS Ulin Banjarmasin untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga saat ini, penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Peristiwa kecelakaan lalu lintas dilaporkan terjadi di ruas Jalan Lingkar Selatan, Basirih, Kota Banjarmasin, pada Senin (23/3) sore. Insiden tersebut sempat menarik perhatian pengguna jalan karena terjadi di salah satu jalur yang cukup padat dilalui kendaraan, termasuk kendaraan berat.

Berdasarkan informasi awal dari lokasi kejadian, satu orang korban mengalami luka akibat kecelakaan tersebut. Korban selanjutnya dievakuasi oleh relawan menuju Rumah Sakit Ulin Banjarmasin guna memperoleh penanganan medis lebih lanjut.

Sesaat setelah kejadian, relawan bersama petugas langsung melakukan penanganan di lokasi. Selain membantu proses evakuasi korban, petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas untuk mencegah kemacetan yang lebih parah serta mengamankan area sekitar titik kecelakaan.

Akibat insiden itu, arus lalu lintas di Jalan Lingkar Selatan sempat mengalami perlambatan. Namun demikian, perlambatan dilaporkan tidak berlangsung lama setelah petugas dan relawan melakukan pengaturan kendaraan di lapangan. Hingga laporan ini disusun, situasi di lokasi disebut dalam kondisi aman dan terkendali.

Sejumlah warga dan pengguna jalan menyoroti kondisi lalu lintas di sepanjang ruas Jalan Lingkar Selatan yang selama ini kerap dipadati kendaraan berukuran besar, seperti truk dan kontainer. Di beberapa titik, kendaraan-kendaraan tersebut disebut sering parkir di bahu jalan hingga memakan sebagian badan jalan.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas, terutama di jalur yang juga dilintasi kendaraan roda dua dan kendaraan pribadi dalam volume cukup tinggi. Selain menyebabkan penyempitan ruang gerak kendaraan, keberadaan truk dan kontainer yang berhenti di tepi maupun badan jalan juga dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga  Polda Metro Jaya Periksa Manajemen Taksi dan DJKA dalam Penyelidikan Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Meski demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi yang menyatakan bahwa keberadaan kendaraan besar yang parkir di bahu jalan menjadi penyebab langsung kecelakaan yang terjadi pada Senin sore tersebut. Penyebab pasti insiden masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.

Pihak terkait diharapkan segera melakukan pendalaman atas penyebab kecelakaan, termasuk menelusuri faktor kendaraan, kondisi jalan, kelalaian pengemudi, maupun aspek lingkungan sekitar yang berpotensi memengaruhi keselamatan lalu lintas di lokasi kejadian.

Jalan Lingkar Selatan di kawasan Basirih merupakan salah satu ruas yang kerap dilalui kendaraan besar, termasuk truk dan kontainer yang melayani distribusi logistik. Aktivitas kendaraan berat di jalur ini membuat aspek keselamatan dan keteraturan parkir menjadi perhatian penting, terutama pada jam-jam sibuk.

Kondisi parkir kendaraan besar di bahu jalan hingga memakan badan jalan berpotensi menimbulkan titik rawan kecelakaan apabila tidak ditata dengan baik. Karena itu, penertiban parkir serta penyediaan dan pemanfaatan lokasi parkir khusus bagi kendaraan berat dinilai penting untuk menjaga keselamatan pengguna jalan dan kelancaran arus lalu lintas.

Peristiwa kecelakaan ini juga menjadi pengingat perlunya pengawasan yang lebih ketat terhadap aktivitas parkir kendaraan besar di ruas-ruas strategis perkotaan. Langkah preventif dinilai dapat membantu menekan risiko kecelakaan serupa di masa mendatang.

Hingga Senin sore, satu korban luka dalam kecelakaan di Jalan Lingkar Selatan, Basirih, telah dievakuasi ke RS Ulin Banjarmasin untuk penanganan medis. Petugas dan relawan telah menangani lokasi kejadian serta mengatur arus lalu lintas sehingga kondisi kembali aman dan terkendali. Sementara itu, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *