Program Makan Bergizi Gratis Di Depok: 3.000 Lebih Porsi Didistribusikan Setiap Hari Ke Puluhan Sekolah

banner 468x60

kawanjarinews.com – Depok – Memasuki tahun ajaran baru 2025/2026, Program Makan Bergizi Gratis terus diperluas dan menunjukkan progres signifikan, termasuk di wilayah Kota Depok, Jawa Barat. Program ini merupakan salah satu agenda prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto di bidang pendidikan dan kesejahteraan anak, dengan tujuan utama meningkatkan status gizi siswa dan mendorong kualitas sumber daya manusia sejak dini.

Sebanyak lebih dari 3.000 porsi makanan bergizi diproduksi dan didistribusikan setiap harinya melalui “Dapur Sehat Anak Negeri” di kawasan Bedahan, Sawangan, Depok. Dapur ini menjadi salah satu dari tiga dapur operasional yang aktif di Kota Depok dalam mendukung program makan gratis bagi siswa.

Program ini menyasar sedikitnya 3.797 penerima manfaat, yang terdiri dari 3.598 siswa dari berbagai jenjang pendidikan serta 199 orang kategori 3B, kategori yang juga membutuhkan perhatian khusus dalam asupan gizi. Pengolahan makanan dilakukan oleh tim produksi profesional dengan pendampingan ahli gizi dan tim lapangan.

Distribusi makanan dilakukan ke 12 lembaga pendidikan, yang meliputi 4 Sekolah Dasar (SD), 1 Taman Kanak-kanak (TK), 4 Sekolah Menengah Pertama (SMP), 2 Sekolah Menengah Atas (SMA), dan 1 pesantren di wilayah Depok, khususnya di Kecamatan Sawangan dan sekitarnya.

Program ini bertujuan untuk memastikan asupan gizi seimbang bagi siswa guna meningkatkan daya konsentrasi belajar, mencegah masalah malnutrisi, dan menunjang perkembangan akademik. Pemerintah menegaskan bahwa program ini merupakan investasi jangka panjang dalam penguatan pembangunan manusia Indonesia yang sehat dan cerdas.

Operasional dapur dimulai sejak hari pertama masuk sekolah, dengan aktivitas produksi makanan dimulai sejak dini hari agar dapat disalurkan tepat waktu setiap pagi ke sekolah-sekolah penerima.

Hingga saat ini, penyelenggaraan program berjalan lancar tanpa kendala besar. Meski karyawan masih dalam tahap adaptasi terhadap skala produksi yang besar, proses pengolahan makanan dipastikan tetap higienis dan sesuai standar gizi. Setiap langkah diawasi oleh ahli gizi, dan tim pendamping di lapangan turut menangani kendala teknis seperti proyeksi sasaran sekolah.

Baca Juga  Ridwan Kamil Diperiksa KPK Selama Enam Jam Terkait Dugaan Korupsi Bank Daerah

Respon dari siswa sangat positif, terutama di wilayah Sawangan, Depok. Banyak siswa mengaku senang dan antusias saat menerima makanan sehat yang disiapkan secara gratis oleh pemerintah.

“Anak-anak sangat senang, mereka jadi semangat belajar. Ini program yang benar-benar terasa manfaatnya,” ungkap salah satu guru SD penerima manfaat di wilayah Sawangan.

Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Depok menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam pemenuhan hak dasar anak terhadap gizi dan pendidikan yang layak. Dengan sistem distribusi yang terorganisir dan dukungan lintas sektor, program ini diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang lebih sehat, kuat, dan cerdas sekaligus menjadi langkah nyata dalam pemerataan kesejahteraan sosial di bidang pendidikan.

Baca juga: Saat Hukum Menyatu dengan Kepedulian: FERADI WPI Gerakkan Hati Lewat Aksi Sosial Nasional

Baca juga: Siswa SDN Kayuringin Jaya 16 Bekasi Terpaksa Belajar Lesehan Pasca Banjir, Meja Dan Kursi Rusak Parah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *