Cara Mengecek Status Desil di Cek Bansos Kemensos, Simak Langkah-Langkahnya

banner 468x60

KawanJariNews.com – JAKARTA – Masyarakat dapat mengecek status desil keluarga secara mandiri melalui laman resmi Cek Bansos Kementerian Sosial (Kemensos). Pengecekan dilakukan secara daring dengan memasukkan 16 digit Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP dan kode verifikasi yang tersedia pada sistem. Layanan ini menggunakan sumber data Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang memuat informasi kondisi sosial ekonomi serta peringkat kesejahteraan keluarga.

Status desil menjadi salah satu informasi yang digunakan pemerintah dalam menentukan sasaran sejumlah program bantuan sosial. Dalam sistem tersebut, keluarga dikelompokkan ke dalam 10 desil berdasarkan indikator sosial ekonomi. Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen terbawah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen tertinggi.

Langkah Mengecek Status Desil

Masyarakat yang ingin mengetahui status desil dapat mengakses laman resmi Cek Bansos Kemensos melalui cekbansos.kemensos.go.id.

Setelah halaman terbuka, pengguna dapat mengikuti tahapan berikut:

  1. Siapkan NIK sesuai KTP: Pastikan 16 digit NIK yang akan dimasukkan sesuai dengan Nomor Induk Kependudukan yang tercantum pada KTP. NIK merupakan data yang digunakan dalam proses pencarian pada layanan tersebut.
  2. Masukkan 16 digit NIK: Pada kolom pencarian, masukkan NIK sebanyak 16 digit tanpa mengubah atau menambahkan angka yang tidak tercantum pada dokumen kependudukan.
  3. Masukkan huruf kode atau captcha: Setelah memasukkan NIK, pengguna diminta mengetikkan huruf kode yang muncul pada kotak verifikasi. Apabila kode kurang jelas atau sulit dibaca, pengguna dapat menekan ikon penyegaran atau refresh untuk mendapatkan kode baru.
  4. Klik “CARI DATA”: Setelah NIK dan kode verifikasi terisi dengan benar, klik tombol “CARI DATA”. Sistem kemudian akan melakukan pencarian berdasarkan data yang tersimpan.
  5. Periksa hasil pencarian: Hasil pencarian akan menampilkan informasi yang tersedia mengenai data penerima manfaat dan status desil berdasarkan DTSEN. Masyarakat dapat menggunakan informasi tersebut untuk mengetahui posisi kelompok kesejahteraan keluarga dalam basis data pemerintah.
Baca Juga  PPATK Ungkap Ratusan Ribu Penerima Bansos Terlibat Judi Online, Pemerintah Evaluasi Sistem Penyaluran

Apa Arti Desil 1 hingga 10?

Dalam layanan Cek Bansos, desil merupakan kelompok kesejahteraan keluarga yang dibentuk berdasarkan sejumlah variabel sosial ekonomi. Data yang digunakan mencakup keterangan individu, seperti pekerjaan dan pendidikan, kondisi perumahan termasuk kondisi rumah dan daya listrik, serta kepemilikan aset.

Terdapat 10 kelompok desil dan masing-masing mencakup sekitar 10 persen keluarga di Indonesia. Semakin rendah nomor desil, semakin rendah posisi kelompok kesejahteraan relatif dalam pengelompokan tersebut. Sebaliknya, desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi.

Dengan demikian, angka desil tidak dapat diartikan hanya berdasarkan besaran penghasilan seseorang. Status tersebut merupakan hasil pengukuran berdasarkan sejumlah variabel sosial dan ekonomi yang digunakan dalam sistem DTSEN.

Bagaimana Jika Status Desil Tidak Sesuai?

Kemensos menyatakan bahwa status desil bersifat dinamis. Apabila masyarakat menilai data yang tercatat tidak sesuai dengan kondisi sosial ekonomi sebenarnya, pemutakhiran dapat dilakukan melalui desa atau kelurahan dan dinas sosial. Pengajuan perubahan juga dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos dengan menyampaikan data sesuai kondisi nyata. Selanjutnya, desil akan dihitung ulang secara berkala oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Ketentuan mengenai DTSEN juga mengatur bahwa basis data tersebut mencakup kondisi sosial, ekonomi, dan peringkat kesejahteraan keluarga, serta dimutakhirkan secara berkala.

Pengecekan Dilakukan Melalui Layanan Resmi

Masyarakat diimbau menggunakan laman resmi Cek Bansos ketika melakukan pengecekan dan tidak menyerahkan NIK kepada pihak yang tidak berkepentingan. NIK merupakan data pribadi sehingga pengguna perlu memperhatikan keamanan informasi ketika melakukan proses pengecekan secara daring.

Pengecekan melalui laman resmi juga membantu masyarakat memperoleh informasi berdasarkan data yang digunakan pemerintah. Apabila terdapat ketidaksesuaian data, masyarakat dapat mengikuti mekanisme pemutakhiran yang disediakan pemerintah.

Baca Juga  DPR Tegaskan Belum Terima Surat Resmi Presiden Terkait Pergantian Kapolri

Dengan mengetahui status desil secara langsung, masyarakat dapat memahami informasi kesejahteraan yang tercatat dalam DTSEN sekaligus mengetahui langkah yang dapat ditempuh apabila data tersebut perlu diperbarui. Layanan resmi Cek Bansos dapat diakses masyarakat melalui cekbansos.kemensos.go.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *