KawanJariNews.com – Jakarta, 9 September 2025 – Pemerintah secara resmi mengumumkan perubahan susunan kabinet serta pembentukan kementerian baru sebagai langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
Presiden Republik Indonesia melakukan perombakan dalam susunan Kabinet Merah Putih. Perubahan ini meliputi pergeseran posisi menteri, penyesuaian struktur, serta pembentukan kementerian baru, yakni Kementerian Haji dan Umrah.
Pengumuman disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara didampingi Sekretaris Kabinet, dengan penegasan langsung mengenai keputusan Presiden. Pelantikan pejabat baru dijadwalkan sore ini di Istana Negara, dengan kehadiran Presiden sebagai pihak yang melantik.
Pengumuman dilaksanakan pada Senin sore, 8 September 2025, dan pelantikan pejabat baru akan berlangsung di hari yang sama di Istana Negara.
Acara pelantikan dilakukan di Istana Negara, Jakarta, sebagai tempat resmi pengambilan sumpah jabatan menteri dan wakil menteri.
Presiden menegaskan bahwa perombakan kabinet dilakukan setelah melalui evaluasi menyeluruh serta mendengarkan masukan dari berbagai pihak. Tujuan utama perubahan ini adalah meningkatkan efektivitas pemerintahan, memperkuat layanan publik, serta menyesuaikan struktur kementerian dengan kebutuhan nasional.
Pembentukan Kementerian Haji dan Umrah juga dimaksudkan untuk memberikan fokus yang lebih besar terhadap pelayanan jamaah haji dan umrah, serta memastikan tata kelola ibadah berjalan lebih profesional dan transparan.
Proses reformasi kabinet dilakukan melalui serangkaian pembahasan dengan DPR, penandatanganan dokumen oleh Presiden, hingga penetapan keputusan presiden. Enam kementerian menjadi fokus utama, yakni:
- Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan
- Kementerian Keuangan
- Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia
- Kementerian Pemuda dan Olahraga
- Kementerian Haji dan Umrah (baru dibentuk)
Seluruh pejabat yang telah ditunjuk akan dilantik sore ini di Istana Negara. Pemerintah berharap, langkah ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi bagian dari reformasi birokrasi berkelanjutan.
Dalam penutup penyampaiannya, Menteri Sekretaris Negara menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat serta menegaskan komitmen pemerintah untuk menjalankan proses ini secara transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan rakyat. Presiden berharap perombakan kabinet dan pembentukan kementerian baru dapat membawa keberkahan, manfaat, serta kemajuan bagi bangsa dan negara.
Baca juga: Reshuffle Perdana Prabowo: Pergantian Menkeu dan Pembentukan Kementerian Baru
Baca juga: Pengalihan Tunjangan Perumahan DPRD Dinilai Dapat Biayai Ratusan Rumah Subsidi
















