Kebakaran Pagi Hari Hanguskan Permukiman Padat di Banjarmasin Barat

banner 468x60

KawanJariNews.com – BANJARMASIN – Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Gang Inayah, wilayah Kuin Cerucuk, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin, Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 09.00 WITA. Kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan sejumlah rumah, termasuk bangunan kontrakan, sebelum akhirnya berhasil dikendalikan petugas pemadam kebakaran. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dan belum ada laporan korban jiwa.

Peristiwa kebakaran terjadi pada Kamis pagi saat aktivitas warga tengah berlangsung di kawasan permukiman padat Gang Inayah, Kuin Cerucuk, Banjarmasin Barat. Berdasarkan informasi di lokasi, api muncul dan dengan cepat membesar, lalu merambat ke sejumlah bangunan yang berdempetan.

Sebagian besar bangunan yang terdampak diketahui merupakan rumah tinggal dan kontrakan dengan jarak antarbangunan yang sangat berdekatan. Kondisi tersebut membuat kobaran api lebih mudah menjalar dari satu bangunan ke bangunan lain dalam waktu singkat.

Saat kebakaran terjadi, warga setempat dilaporkan panik dan berupaya menyelamatkan barang-barang berharga seadanya. Beberapa warga juga sempat melakukan pemadaman awal secara mandiri menggunakan peralatan seadanya sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Tak lama kemudian, sejumlah unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan. Proses pemadaman berlangsung dengan tantangan cukup berat karena kondisi lingkungan permukiman yang padat serta akses jalan yang terbatas, sehingga mobilitas armada dan personel di lapangan menjadi tidak maksimal.

Meski demikian, setelah berjibaku selama beberapa waktu, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api dan mencegahnya meluas lebih jauh ke area permukiman lain di sekitarnya. Upaya pendinginan juga dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan pendataan terhadap dampak kebakaran, termasuk jumlah bangunan yang terbakar dan tingkat kerusakan yang ditimbulkan. Belum ada keterangan resmi terkait jumlah pasti rumah terdampak maupun total kerugian material yang dialami warga.

Baca Juga  Anak Siswa Kelas 6 SD yang Tenggelam di Sungai Kayu Tangi, Ditemukan

Kebakaran di kawasan permukiman padat seperti yang terjadi di Gang Inayah menjadi perhatian serius karena tingginya risiko perambatan api akibat jarak bangunan yang rapat. Selain itu, akses jalan yang sempit kerap menjadi kendala utama dalam proses penanganan darurat, terutama saat armada pemadam harus masuk ke titik api.

Peristiwa ini juga menunjukkan tingginya kerentanan bangunan padat penduduk terhadap insiden kebakaran, khususnya pada area hunian yang terdiri atas rumah-rumah kontrakan dan bangunan berdempetan. Kondisi tersebut dapat memperbesar potensi kerugian material apabila tidak diimbangi dengan sistem kewaspadaan dini, instalasi kelistrikan yang aman, serta akses evakuasi yang memadai.

Pihak terkait saat ini masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab awal kebakaran. Sementara itu, warga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi sumber api, terutama di lingkungan padat penduduk yang memiliki risiko tinggi terhadap kebakaran cepat meluas.

Sampai saat ini, tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Petugas masih berada di lokasi untuk melakukan pendataan lanjutan, proses penyelidikan, serta memastikan kondisi benar-benar aman pascakebakaran. Warga di sekitar lokasi juga diminta tetap waspada dan segera melaporkan apabila ditemukan potensi bahaya serupa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *