Ketua PC LDII Ngaliyan Tekankan Pentingnya Pembinaan Generasi Muda Melalui 29 Karakter Luhur

banner 468x60

KawanJariNews.com – SEMARANG – Ketua Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Ngaliyan, Sukindar, menyatakan pembinaan generasi muda perlu dilakukan secara intensif melalui penerapan 29 Karakter Luhur sebagai bagian dari pendidikan karakter di lingkungan organisasi. Menurutnya, pembinaan tersebut ditujukan untuk membentuk generasi yang memiliki integritas, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Sukindar saat ditemui di Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jumat (24/7/2026). Ia mengatakan pembinaan karakter menjadi salah satu fokus kegiatan LDII di tingkat kecamatan untuk menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan perubahan sosial.

Menurut Sukindar, nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, kemandirian, kerja sama, dan gotong royong terus ditanamkan kepada anak-anak dan remaja melalui berbagai kegiatan pembinaan.

“Melalui 29 Karakter Luhur ini kita tanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, mandiri, kerja sama, dan gotong royong kepada anak-anak dan remaja. Ini fondasi penting agar mereka kuat menghadapi tantangan era digital dan tetap menjaga keutuhan NKRI,” katanya.

Ia juga mencontohkan pentingnya membiasakan perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika menemukan barang milik orang lain.

“Jika menemukan barang yang bukan miliknya, sebaiknya segera dilaporkan kepada pihak yang berwenang atau pengelola wilayah setempat. Hal tersebut merupakan bagian dari pendidikan karakter agar anak terbiasa bersikap amanah dan menaati aturan,” ujarnya.

Sukindar menjelaskan pembinaan generasi di PC LDII Ngaliyan dilakukan secara bertahap, mulai dari usia dini hingga mahasiswa, dengan melibatkan Penggerak Pembina Generus (PPG). Menurutnya, pola pembinaan tersebut tidak hanya menekankan aspek pengetahuan, tetapi juga pembentukan akhlak dan keterampilan hidup.

Sebelumnya, PC LDII Kecamatan Ngaliyan bersama PC LDII Kecamatan Tugu menyelenggarakan kegiatan Pondok Pesantren Liburan Sekolah (PPLS) di Pondok Pesantren Sirothol Mustaqim, Semongan, Kota Semarang. Kegiatan yang diikuti sekitar 70 peserta itu diisi dengan pengajian, pembinaan karakter, pelatihan life skills, serta aktivitas kebersamaan.

Baca Juga  YLKAI Terima Aduan Klaim Polis Asuransi, Ketua Imbau Masyarakat Lebih Cermat Memilih Produk

Di luar aktivitasnya di LDII, Sukindar juga tercatat aktif di sejumlah organisasi profesi dan kemasyarakatan, di antaranya sebagai Wakil Ketua Umum DPP FERADI WPI, Ketua PBH FERADI WPI Advokat dan Paralegal DPC Kota Semarang, Ketua YLKAI Kota Semarang, serta pengurus pada beberapa organisasi lainnya.

Hingga saat ini, pembinaan generasi muda melalui program pendidikan karakter masih menjadi salah satu agenda yang dijalankan PC LDII Kecamatan Ngaliyan dalam kegiatan organisasinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *