Berbagi Kasih di Hari Imlek, PSMTI Kabupaten Kudus Gelar Perayaan Bersama Bupati

banner 468x60

kawanjarinews.com – Kudus, 29 Januari 2025 – Dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Kudus menggelar acara berbagi kasih yang berlangsung di Resto Super Penyet Kudus. Meskipun hujan deras mengguyur Kabupaten Kudus, antusiasme tamu undangan tetap tinggi untuk hadir dalam acara penuh kebersamaan ini.

Doc. Kedatangan Bupati Kabupaten Kudus, Bapak Dr. Ars. Sam’ani Intakoris, S.T., M.T., pada acara Perayaan Imlek Bersama 2576 di Resto Super Penyet Kudus. Kehadirannya disambut hangat oleh panitia dan tamu undangan, mencerminkan semangat kebersamaan dan keberagaman di Kabupaten Kudus. (Kudus, 29/1/2025 – Foto Dokumentasi: Rifka Asyah Nigrum).

 

Doc. Video Singkat Dokumentasi momen saat pembawa acara mempersilakan Bupati Kabupaten Kudus, Bapak Dr. Ars. Sam’ani Intakoris, S.T., M.T., untuk naik ke atas panggung dan menyampaikan sambutannya dalam Perayaan Imlek Bersama 2576. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar perayaan Imlek di tahun mendatang dapat digelar di Pendopo Kabupaten sebagai simbol kebersamaan dan persatuan masyarakat Kudus. (Kudus, 29/1/2025 – Video Dokumentasi: Rifka Asyah Nigrum).

Perayaan ini dihadiri oleh Bupati Kabupaten Kudus, Dr. Ars. Sam’ani Intakoris, S.T., M.T., yang menyampaikan harapannya agar Imlek mendatang dapat dirayakan di Pendopo Kabupaten sebagai wujud kebersamaan dan persatuan. “Ini dalam rangka kebersamaan, semua orang punya hak yang sama, ini adalah rasa keadilan kita bersama, siapapun yang telah berkontribusi untuk pembangunan di Kabupaten Kudus adalah saudara saya, panjenengan semua adalah saudara saya,” ujar Bupati dalam sambutannya. Selain itu, ia juga turut menyampaikan rasa simpati kepada para korban banjir di beberapa wilayah Jawa Tengah, seraya mendoakan agar mereka segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa. “Mudah-mudahan berbahagia kembali dan bisa beraktivitas kembali,” tandasnya.

Hadir pula dalam acara tersebut Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Kabupaten Kudus, H. Peter M. Faruq, serta berbagai perwakilan masyarakat. Kedatangan Bupati Kudus disambut meriah oleh dua barongsai yang mengiringi langkahnya, diiringi tabuhan alat musik tradisional yang semakin menyemarakkan suasana perayaan.

Baca Juga  GJL DPC Kota Semarang Hadiri Diskusi FJG Bahas Dampak Putusan MK 135/2024 Bersama Wakil Ketua Komite DPD RI

Ketua Harian PSMTI Kabupaten Kudus, Benny Haryanto, menuturkan bahwa dekorasi acara didominasi oleh bendera Merah Putih dan ornamen Oriental guna menanamkan semangat kebangsaan, persatuan, dan keberagaman di Indonesia. Ketua PSMTI Kabupaten Kudus, Agustinus Harijanto Santosa, juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh donatur dan relawan yang telah berkontribusi. “Harapan Kami di tahun yang baru ini, Imlek menjadi momentum yang lebih dari sekedar perayaan tradisi, Imlek juga menjadi momentum untuk berbagi, sehingga semangat Imlek tidak hanya merayakan bersama keluarga, tetapi juga berbagi kepada mereka yang membutuhkan, sehingga menunjukkan rasa kasih sayang kepada sesama, saya yakin sekecil apapun bantuan yang kita berikan kepada sesama, Tuhan tidak akan pernah lupa akan apa yang kita tabur,” ujarnya.

Dalam acara ini, tamu undangan disuguhi berbagai hidangan khas Imlek yang penuh makna simbolis, seperti kacang (simbol kehidupan dan pertumbuhan), jeruk (simbol kesuksesan), tahu (melambangkan rezeki berlimpah), serta hidangan utama ayam penyet yang mencerminkan persatuan dan keberagaman. Menariknya, Bupati Kudus berkelakar bahwa sambal yang disajikan merupakan singkatan dari “Sam’ani Bellinda,” merujuk pada dirinya dan Wakil Bupati Kudus. “Sambel adalah Sam’ani Bellinda sebagai Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Kudus,” kelakarnya saat memberikan sambutan.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, PSMTI Kabupaten Kudus juga membagikan sekitar 250 angpao kepada masyarakat yang hadir. Acara ditutup dengan tradisi “Ganbei” yang dipimpin oleh Ketua II PSMTI Kabupaten Kudus, Aang Soetrisno. Para tamu mengangkat gelas teh hangat sambil mengucapkan “Gong Xi Fa Cai,” sebagai doa agar semua mendapatkan keselamatan dan keberlimpahan rezeki.

Dengan terselenggaranya perayaan ini, diharapkan semangat kebersamaan, persaudaraan, dan kepedulian sosial terus tumbuh di Kabupaten Kudus, menjadikan Imlek sebagai momentum berbagi dan mempererat persatuan dalam keberagaman.

Baca Juga  Advokat Donny Andretti dan Asisten Hukum Mutia Diliana Afkariah Hadiri Sidang di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat

Baca juga: T.I.T.D Hok Hien Bio Kudus Gelar Kirab Budaya Ruwat Bumi Menjelang Imlek 2576 Kongzili

Baca juga: Waspada Keracunan! Bhabinkamtibmas Polsek Pagaden Himbau Warga Hindari Konsumsi Jamur Liar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *