kawanjarinews.com – Kudus, 12 Januari 2025 – Dalam rangka menyambut perayaan Imlek 2576 Kongzili, T.I.T.D Hok Hien Bio Kudus menggelar acara Kirab Budaya Ruwat Bumi sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas berkah hasil bumi yang melimpah. Acara ini berlangsung selama dua hari, mulai 11 hingga 12 Januari 2025, dan menghadirkan berbagai kegiatan budaya yang mengedepankan nilai tradisi dan kebersamaan.
Menurut Ketua T.I.T.D Hok Hien Bio Kudus, Lina Chandra, persiapan untuk Kirab Budaya ini telah dilakukan selama dua bulan. “Kami rutin menyelenggarakan acara ini setiap tahun sebagai wujud syukur. Namun, acara sempat ditiadakan selama pandemi COVID-19,” ujarnya.

Kirab Budaya kali ini turut dihadiri perwakilan dari 25 klenteng dari berbagai provinsi, seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, dengan kehadiran sembilan klenteng sebagai perwakilan. Setiap klenteng juga memiliki agenda serupa yang dilaksanakan pada waktu berbeda untuk memperingati hari Bwee Gwee.
Pada hari pertama, acara dimulai dengan penyambutan tamu undangan dari berbagai klenteng sejak pukul 09.00 pagi hingga sore hari. Malam harinya, masyarakat umum dan tamu undangan berkesempatan mendapatkan layanan pengobatan tradisional Tangsin yang diadakan oleh klenteng dari DKI Jakarta.
Hari kedua menjadi puncak acara dengan kirab budaya, yaitu prosesi berjalan kaki mengelilingi Kota Kudus. Rute kirab dimulai dari T.I.T.D Hok Hien Bio Kudus dan melintasi sejumlah jalan utama, seperti Jl. Dr. Lukmono Hadi, Jl. Mangga, Jl. Sunan Kudus, hingga kembali ke gedung T.I.T.D Hok Hien Bio Kudus. Kegiatan ini diakhiri dengan makan siang bersama, di mana Soto Kudus menjadi menu utama yang dinikmati oleh peserta dan tamu undangan.
Sebagai bagian dari semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Kudus juga membuka donasi bantuan sosial yang akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan pada 26 dan 27 Januari 2025. Informasi lebih lanjut mengenai donasi dapat diperoleh dengan menghubungi panitia PSMTI Kabupaten Kudus.
Acara Kirab Budaya ini tidak hanya menjadi sarana pelestarian tradisi, tetapi juga wujud nyata kebersamaan dan solidaritas komunitas Tionghoa dengan masyarakat di Kudus. Dengan dukungan berbagai pihak, diharapkan kegiatan ini terus menjadi agenda tahunan yang membawa manfaat, baik secara budaya maupun sosial.
Baca juga: TNI Untuk Papua Sehat, Satgas Yonif 641/Bru Periksa Kesehatan Warga Distrik Walesi













