Babinsa Jayengan Pastikan Keamanan Jemaat dalam Ibadah Minggu Pagi di GKJ Coyudan

banner 468x60

kawanjarinews.com – Surakarta, 12 Januari 2025 – Dalam rangka menjaga keamanan dan kenyamanan warga yang melaksanakan ibadah, Babinsa Kelurahan Jayengan dari Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Serka Rohmad, melaksanakan pengamanan pada ibadah Minggu pagi di Gereja Kristen Joyodiningratan (GKJ) Coyudan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, Minggu (12/1/2025). Ibadah dimulai pukul 07.00 WIB dengan tema khotbah “Pengharapan Penggenapan Janji Tuhan” yang dipimpin oleh Pendeta Lucas Adytia dan dihadiri oleh sekitar 100 jemaat.

Doc. Suasana khidmat jemaat saat mengikuti ibadah Minggu pagi di dalam Gereja Kristen Joyodiningratan (GKJ) Coyudan. Ibadah dipimpin oleh Pendeta Lucas Adytia dengan tema “Pengharapan Penggenapan Janji Tuhan”. (Surakarta, Minggu, 12/1/2025 – Foto Dokumentasi: Agus).

Serka Rohmad menyampaikan bahwa pengamanan seperti ini merupakan bagian dari tugas rutin dalam pembinaan teritorial yang diemban oleh Babinsa di wilayahnya. “Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, sehingga umat Nasrani dapat menjalankan ibadah Minggu tanpa rasa khawatir,” jelasnya.

Menurutnya, keberadaan personel TNI dalam kegiatan keagamaan adalah wujud kepedulian terhadap keamanan lingkungan, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Pengamanan ini juga sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang mungkin terjadi.

Ibadah Minggu pagi berlangsung dengan khidmat dan tertib. Para jemaat terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan. Kehadiran Babinsa di lokasi mendapat apresiasi dari pihak gereja dan para jemaat yang merasa terbantu dengan adanya pengawasan yang maksimal.

Pengamanan tempat ibadah tidak hanya dilakukan di GKJ Coyudan, tetapi juga di beberapa gereja lain yang berada di wilayah binaan Koramil 03/Serengan. Hal ini menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung terciptanya suasana yang aman dan harmonis bagi seluruh masyarakat, tanpa memandang latar belakang agama.

Dengan kegiatan ini, Babinsa berharap agar warga dapat terus menjalankan aktivitas keagamaan dengan penuh rasa damai, serta menjadikan kebersamaan sebagai landasan untuk mempererat persatuan dan kesatuan di Kota Surakarta.

Baca Juga  RAPAT TERBATAS FERADI WPI DI SURABAYA

Baca juga: Banjir Melanda Desa Gunung Megang, Muara Enim: Ribuan Rumah Terendam, Warga Butuh Bantuan Segera

Baca juga: Polres Semarang Berkomitmen Membantu Masyarakat dengan Membuka Klinik Khitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *