Arus Balik H+3, Contraflow Diberlakukan di Tol Japek Arah Jakarta

banner 468x60

KawanJariNews.com – JAKARTA – Rekayasa lalu lintas berupa contraflow diberlakukan di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) arah Jakarta pada Selasa (24/3/2026) atau H+3 Lebaran 1447 Hijriah, menyusul meningkatnya volume kendaraan pada periode arus balik menuju wilayah Jabodetabek.

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow satu lajur dari KM 70 hingga KM 47 arah Jakarta di Ruas Tol Jakarta-Cikampek. Kebijakan tersebut mulai diterapkan pada pukul 10.30 WIB atas diskresi Kepolisian RI sebagai langkah antisipatif untuk mengurai kepadatan lalu lintas saat arus balik Lebaran.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa penerapan contraflow dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi riil di lapangan. Rekayasa lalu lintas ini dimaksudkan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan yang bergerak dari arah timur menuju Jakarta, seiring mulai terbentuknya puncak arus balik pada H+3 Lebaran.

Ria menyebut contraflow merupakan langkah antisipatif untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas, sekaligus memberi ruang gerak tambahan bagi kendaraan yang menuju ibu kota. PT JTT bersama kepolisian disebut terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi arus lalu lintas dan membuka kemungkinan penyesuaian rekayasa apabila volume kendaraan terus meningkat.

Peningkatan arus balik menuju Jakarta sebenarnya sudah mulai terlihat sejak H+1 Lebaran. Pada 22 Maret 2026, tercatat sebanyak 38.841 kendaraan melintas dari arah timur menuju Jakarta melalui Gerbang Tol Cikampek Utama, atau naik 7,25 persen dibanding volume lalu lintas normal sebanyak 36.214 kendaraan. Data tersebut menjadi salah satu indikator bahwa arus balik mulai terbentuk dan diperkirakan mencapai puncaknya pada 24 Maret 2026.

Prediksi puncak arus balik Lebaran 2026 memang mengarah ke Selasa, 24 Maret 2026, sehingga berbagai langkah rekayasa lalu lintas disiapkan lebih awal, termasuk optimalisasi gardu tol di Gerbang Tol Cikampek Utama dan pengaturan arus kendaraan di koridor utama Trans Jawa menuju Jakarta. Kondisi ini membuat contraflow di Tol Japek menjadi salah satu instrumen utama untuk menjaga distribusi kendaraan tetap bergerak.

Baca Juga  Arus Mudik Lebaran 2026: Tol Layang MBZ Lumpuh, Antrean Kendaraan Capai 48 Kilometer

Pemberlakuan contraflow di Tol Jakarta-Cikampek pada H+3 Lebaran menunjukkan bahwa arus balik dari wilayah timur Pulau Jawa menuju Jabodetabek mulai memasuki fase krusial. Tol Japek merupakan salah satu jalur utama yang menampung pergerakan kendaraan dari Trans Jawa sebelum memasuki kawasan Jakarta dan sekitarnya, sehingga peningkatan volume kendaraan pada ruas ini kerap menjadi indikator awal terjadinya kepadatan arus balik nasional.

Rekayasa contraflow dipilih untuk menambah kapasitas lajur ke arah Jakarta tanpa harus menutup total jalur berlawanan. Dengan pola ini, arus kendaraan yang mengarah ke ibu kota diharapkan tetap bergerak, meski volume kendaraan meningkat secara signifikan. Namun demikian, karena bersifat situasional, durasi dan panjang lintasan contraflow dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti hasil pemantauan petugas di lapangan.

PT JTT juga mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan arus balik, antara lain dengan menjaga jarak aman antar kendaraan, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta memastikan saldo uang elektronik mencukupi sebelum memasuki ruas tol. Informasi kondisi lalu lintas terkini dapat dipantau melalui aplikasi Travoy maupun layanan One Call Center Jasa Marga selama 24 jam. 

Hingga Selasa siang, rekayasa lalu lintas contraflow satu lajur dari KM 70 hingga KM 47 arah Jakarta di Tol Jakarta-Cikampek masih menjadi langkah strategis untuk mengurai kepadatan arus balik H+3 Lebaran 2026. Pengguna jalan diimbau mematuhi arahan petugas, mengikuti rambu lalu lintas, serta memantau informasi resmi dari kepolisian dan Jasa Marga karena pola rekayasa dapat berubah sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

Keterangan foto:
Sejumlah kendaraan melintas di Ruas Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta saat rekayasa lalu lintas contraflow diberlakukan pada arus balik H+3 Lebaran, Selasa (24/3/2026), guna mengurai kepadatan kendaraan menuju Jabodetabek.

Baca Juga  Presiden Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Keselamatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *