Wamen Viva Yoga Terima Kunjungan Anggota DPRD dan Dinas Transmigrasi Tidore, Dorong Payahe Jadi Lumbung Pangan Maluku Utara

banner 468x60

kawanjarinews.com – Jakarta, 16 Januari 2025 – Ruang kerja Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, di Jakarta menjadi pusat perhatian pada Rabu pagi, ketika menerima kunjungan dari anggota DPRD, Kepala Dinas Transmigrasi, dan sejumlah pejabat Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara. Kunjungan ini bertujuan untuk membahas berbagai perkembangan terkait kawasan transmigrasi di wilayah Tidore.

Dalam kesempatan tersebut, Viva Yoga menjelaskan bahwa di Provinsi Maluku Utara terdapat empat kawasan transmigrasi yang menjadi prioritas nasional dan empat kawasan transmigrasi prioritas bidang. Payahe, yang terletak di Tidore, termasuk dalam kategori kawasan transmigrasi prioritas bidang. “Di Payahe, Kementerian Transmigrasi telah melaksanakan sejumlah program penting, seperti peningkatan jalan poros, normalisasi saluran, serta pembangunan gorong-gorong, plat decker, box culvert, dan lanjutan tembok tepi,” ujar Viva Yoga, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PAN.

Viva Yoga menambahkan bahwa program transmigrasi, sebagai bagian dari pembangunan nasional, kini dijalankan dengan pendekatan terintegrasi dan melibatkan kolaborasi antarkementerian. “Dalam pembangunan kawasan transmigrasi, ada banyak kementerian yang terlibat. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menangani infrastruktur jalan, Kementerian Pertanian bertanggung jawab atas sektor pertanian, sementara Kementerian ATR/BPN menangani masalah legalitas lahan. Semua kementerian teknis ini saling bekerja sama untuk memastikan pembangunan berjalan lebih efektif dan efisien,” jelasnya.

Lebih lanjut, Viva Yoga mengungkapkan bahwa salah satu fokus utama dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto adalah mencapai swasembada pangan. Untuk itu, dia mendukung penuh rencana menjadikan Payahe sebagai lumbung pangan di Maluku Utara. “Payahe memiliki potensi yang sangat besar, dengan adanya kelompok tani yang aktif dan lahan yang subur,” tambahnya.

Viva Yoga juga menyatakan keyakinannya bahwa Payahe, yang terletak di Pulau Halmahera, dapat menjadi pusat produksi pangan. Pulau Halmahera sendiri memiliki beberapa kawasan transmigrasi lainnya yang juga termasuk dalam prioritas nasional dan prioritas bidang. “Penting bagi Pemerintah Maluku Utara serta pemerintah kabupaten/kota di wilayah Halmahera untuk memberikan perhatian lebih terhadap potensi ini,” ujar Viva Yoga dengan penuh optimisme.

Baca Juga  Apakah Kebijakan Impor BBM Satu Pintu Benar-Benar Wajar?

Dengan adanya kolaborasi antarkementerian dan perhatian khusus dari pemerintah daerah, Viva Yoga percaya bahwa Payahe dapat menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Kawasan transmigrasi Payahe di Tidore memiliki potensi besar untuk menjadi lumbung pangan Maluku Utara. Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah serta keterlibatan berbagai kementerian, pembangunan kawasan transmigrasi di Payahe diharapkan dapat mendukung upaya swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Baca juga: Mendagri Berikan Apresiasi terhadap Percepatan Layanan PBG Kota Tangerang, Sebagai Contoh Layanan Responsif untuk Daerah Lain

Baca juga: Opsen Pajak Mulai Berlaku, Kemendagri Ingatkan Pemda untuk Tidak Memberatkan Wajib Pajak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *