Harga BBM Nonsubsidi September 2026 Naik, Pertamax Tetap Rp15.950 per Liter

banner 468x60

KawanJariNews.com  – JAKARTA – Harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mengalami kenaikan pada awal September 2026 dan masih berlaku hingga Jumat, 4 September 2026. Penyesuaian terutama terjadi pada Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, dan Pertamina Dex. Untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) 5 persen seperti DKI Jakarta dan sejumlah wilayah di Pulau Jawa, harga Pertamax tetap Rp15.950 per liter, sementara Pertamax Turbo menjadi Rp19.600, Pertamax Green 95 Rp19.150, Dexlite Rp23.700, dan Pertamina Dex Rp25.200 per liter.

Penyesuaian harga tersebut tidak terjadi pada waktu yang sama untuk seluruh produk. Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mengalami kenaikan mulai 1 September 2026, sedangkan Pertamax Green 95 disesuaikan mulai 2 September 2026. Berdasarkan data harga yang dipublikasikan untuk wilayah dengan PBBKB 5 persen, Pertamax Turbo naik dari Rp18.300 menjadi Rp19.600 per liter atau bertambah Rp1.300. Dexlite naik dari Rp19.700 menjadi Rp23.700 atau Rp4.000 per liter, sedangkan Pertamina Dex meningkat dari Rp21.150 menjadi Rp25.200 atau Rp4.050 per liter. Pertamax Green 95 naik Rp2.550 dari Rp16.600 menjadi Rp19.150 per liter.

Perubahan harga juga tidak seragam di seluruh Indonesia. Untuk Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung, misalnya, Pertamax tercatat Rp16.300 per liter, Pertamax Turbo Rp20.000, Dexlite Rp24.200, dan Pertamina Dex Rp25.750 per liter. Sementara di Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, Pertamax berada pada Rp16.650, Pertamax Turbo Rp20.450, Dexlite Rp24.750, dan Pertamina Dex Rp26.300 per liter.

Perbedaan harga juga terlihat di wilayah lainnya. Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur tercatat memiliki harga Pertamax Rp16.300, Pertamax Turbo Rp20.000, Dexlite Rp24.200, dan Pertamina Dex Rp25.750 per liter. Sedangkan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara masing-masing berada pada Rp16.650, Rp20.450, Rp24.750, dan Rp26.300 per liter untuk produk yang sama. Di Sulawesi, harga Pertamax tercatat Rp16.300 per liter, Pertamax Turbo Rp20.000, Dexlite Rp24.200, dan Pertamina Dex Rp25.750 per liter.

Baca Juga  Kemendag Ungkap Impor Ilegal Bernilai Rp26,4 Miliar, 52 Pelaku Usaha Langgar Ketentuan

Harga BBM Pertamina di Jawa dan Jakarta

Untuk DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur, daftar harga per 4 September 2026 menunjukkan:

Jenis BBM Harga per Liter
Pertamax Rp15.950
Pertamax Turbo Rp19.600
Pertamax Green 95 Rp19.150
Dexlite Rp23.700
Pertamina Dex Rp25.200

Harga tersebut menunjukkan bahwa tidak semua produk nonsubsidi mengalami kenaikan. Pertamax tetap Rp15.950 per liter, sementara kenaikan paling besar secara nominal dibanding harga sebelumnya terjadi pada Pertamina Dex sebesar Rp4.050 per liter, disusul Dexlite Rp4.000, Pertamax Green 95 Rp2.550, dan Pertamax Turbo Rp1.300.

Bagaimana dengan SPBU Swasta?

Penyesuaian harga juga terjadi pada sejumlah SPBU swasta pada awal September. Berdasarkan daftar harga yang dipublikasikan untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, BP 92 dan Vivo Revvo 92 berada di kisaran Rp16.130 per liter, sementara BP Ultimate dan Vivo Revvo 95 tercatat sekitar Rp16.760 per liter. Untuk produk diesel, BP Ultimate Diesel dan Shell V-Power Diesel berada di sekitar Rp25.420 per liter.

Namun, harga dan ketersediaan produk SPBU swasta dapat berbeda menurut lokasi. Karena itu, perbandingan harga sebaiknya dilakukan berdasarkan jenis BBM, wilayah, dan tanggal pengisian, bukan hanya berdasarkan merek SPBU.

BBM Subsidi Tidak Berubah

Di tengah kenaikan sejumlah produk nonsubsidi, harga BBM bersubsidi Pertamina masih tercatat tidak berubah. Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter. Dengan demikian, perubahan harga pada awal September terutama terjadi pada produk BBM nonsubsidi.

Perbedaan harga antarwilayah juga perlu diperhatikan konsumen karena harga BBM Pertamina dipengaruhi antara lain oleh ketentuan pajak daerah, termasuk PBBKB. Oleh sebab itu, angka Rp15.950 untuk Pertamax maupun harga produk lainnya di Jakarta dan Jawa tidak dapat secara otomatis digunakan sebagai harga yang berlaku di seluruh Indonesia.

Baca Juga  Donny Andretti Buka Layanan Konsultasi Hukum Gratis Melalui Chat WhatsApp

Hingga 4 September 2026, harga tersebut menjadi acuan yang terpantau setelah penyesuaian pada awal bulan. Konsumen yang hendak mengisi BBM, khususnya di luar Jawa, perlu mengecek harga sesuai wilayah SPBU karena terdapat perbedaan harga antarprovinsi dan kawasan tertentu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *