KawanJariNews.com – BEKASI – Tim Muaythai Jawa Tengah menyampaikan keberatan terhadap hasil pertandingan final Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 kategori U-12 Putra Kelas 36 kilogram yang mempertemukan atlet Jawa Tengah, Azzam Putra Agma Haryanto, dengan atlet Jawa Barat, Muhammad Fandy Amallreezq, di Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (9/8/2026). Keberatan tersebut berkaitan dengan penilaian juri yang dinilai tim Jawa Tengah tidak sesuai dengan pengamatan mereka terhadap jalannya pertandingan selama tiga ronde.
Pertandingan tersebut mempertemukan Azzam Putra Agma Haryanto di sudut merah (Red Corner) dengan Muhammad Fandy Amallreezq di sudut biru (Blue Corner). Setelah pertandingan berakhir, keputusan juri menetapkan atlet Jawa Barat sebagai pemenang.
Tim Jawa Tengah kemudian mempertanyakan hasil tersebut. Menurut penilaian mereka, Azzam tampil agresif sepanjang pertandingan dan dinilai aktif memberikan serangan serta tekanan kepada lawannya hingga ronde terakhir.
Namun, penilaian tersebut merupakan pandangan dari Tim Jawa Tengah dan belum menjadi kesimpulan resmi mengenai adanya kesalahan dalam keputusan pertandingan.
Keberatan tim disampaikan dengan meminta agar proses penilaian pertandingan dapat dievaluasi secara objektif. Mereka berharap rekaman pertandingan dan lembar penilaian juri atau scorecard dapat diperiksa untuk mengetahui dasar penentuan pemenang pada masing-masing ronde.
Agus Polenk, ayah dari Azzam sekaligus pihak yang menyampaikan keberatan, mengatakan pihaknya menghormati seluruh atlet yang bertanding, termasuk atlet Jawa Barat yang menjadi lawan Azzam.
“Kami menghormati keputusan pertandingan dan menghormati atlet lawan. Namun, berdasarkan apa yang kami saksikan selama tiga ronde, kami merasa perlu mempertanyakan hasil penilaian tersebut. Kami berharap rekaman pertandingan dan scorecard juri dapat dievaluasi secara objektif dan transparan,” ujar Agus.
Menurut Agus, keberatan tersebut tidak ditujukan kepada atlet lawan, melainkan terhadap proses penilaian yang menurut pihaknya perlu mendapatkan penjelasan lebih lanjut. Ia menilai keterbukaan terhadap proses penilaian penting, terutama karena pertandingan tersebut melibatkan atlet usia dini.
Tim Jawa Tengah juga menyatakan siap menerima hasil pertandingan apabila keputusan tersebut didasarkan pada proses penilaian yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami datang untuk bertanding secara sportif. Jika memang kalah, kami siap menerima kekalahan dengan kepala tegak. Tetapi apabila terdapat penilaian yang kami anggap janggal, kami mempunyai hak untuk meminta penjelasan dan evaluasi secara resmi,” kata Agus.
Permintaan evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari mekanisme penyelesaian keberatan pertandingan tanpa menimbulkan persoalan antaratlet maupun antardaerah. Tim Jawa Tengah menilai evaluasi diperlukan untuk memastikan bahwa setiap keputusan pertandingan memiliki dasar penilaian yang jelas.
Dalam konteks pembinaan olahraga usia dini, hasil pertandingan tidak hanya berkaitan dengan kemenangan dan kekalahan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan mental dan kepercayaan atlet terhadap kompetisi. Karena itu, pihak yang menyampaikan keberatan berharap mekanisme penilaian pertandingan dapat dipahami oleh pihak-pihak yang berkepentingan.
Tim Jawa Tengah juga memberikan apresiasi kepada Azzam Putra Agma Haryanto yang telah mencapai babak final dan bertanding membawa nama Jawa Tengah. Mereka menyatakan hasil akhir pertandingan tetap harus dihormati sepanjang proses penilaiannya dilakukan sesuai ketentuan pertandingan.
Hingga berita ini diterbitkan, keberatan yang disampaikan Tim Jawa Tengah masih berupa permintaan evaluasi terhadap hasil pertandingan. Belum terdapat keterangan dari perangkat pertandingan maupun Pengurus Besar Muaythai Indonesia mengenai tanggapan atas keberatan tersebut, termasuk apakah rekaman pertandingan dan scorecard juri akan diperiksa kembali.
Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada penyelenggara, perangkat pertandingan, Pengurus Besar Muaythai Indonesia, maupun pihak atlet Jawa Barat apabila terdapat informasi atau penjelasan lain terkait hasil pertandingan tersebut.










