Presiden Prabowo Beri Pesan kepada Guru dan Kepala Sekolah Rakyat: Pendidikan Kunci Memutus Kemiskinan

banner 468x60

kawanjarinews.com – Jakarta, 23 Agustus 2025 – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan pesan khusus kepada para guru dan kepala sekolah rakyat dalam acara pembekalan yang berlangsung di Jakarta International Expo (Jiexpo) Kemayoran, Jakarta, Jumat (22/8/2025). Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menekankan pentingnya peran pendidikan sebagai jalan utama untuk memutus rantai kemiskinan di Indonesia.

Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi dan arahan kepada para guru serta kepala sekolah rakyat yang hadir dalam acara tersebut. Ia menegaskan bahwa guru memiliki tugas mulia karena anak-anak yang mereka didik kelak akan menjadi agen perubahan bagi keluarga dan masyarakat. Pendidikan dipandang sebagai instrumen penting dalam mengangkat keluarga dari jurang kemiskinan serta membangun bangsa yang lebih maju dan mandiri.

“Hari ini saya bahagia mengetahui bahwa kita sudah memiliki 100 Sekolah Rakyat yang berdiri dan beroperasi. Bahkan pada bulan September nanti, akan bertambah 65 sekolah lagi. Ini sebuah prestasi luar biasa,” ujar Presiden.

Presiden menjelaskan, target awal sebenarnya baru tercapai pada Juli 2026. Namun, berkat kerja keras lintas kementerian, capaian 100 sekolah berhasil terealisasi setahun lebih cepat. Bahkan, pemerintah menargetkan jumlah Sekolah Rakyat mencapai 200 pada 2026.

“Ini menunjukkan kerja kabinet yang solid: bekerja keras, bekerja cerdas, dan melampaui harapan. Tujuan kita jelas, menghapus kemiskinan absolut dari bumi Indonesia,” tegasnya.

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan apresiasi kepada tim lintas kementerian yang berhasil mendirikan 100 sekolah hanya dalam lima bulan. Menurutnya, Sekolah Rakyat bukan sekadar bangunan, tetapi tempat para guru terpilih mendidik anak-anak bangsa untuk memutus rantai kemiskinan.

“Anak-anak ini adalah tunas bangsa yang akan membawa Indonesia bangkit. Guru-guru, didiklah anak-anak dengan baik, beri mereka harapan, dan jangan biarkan mereka pesimis,” pesan Presiden.

Baca Juga  Gilbert Rely: Batas Waktu Pemeriksaan Bukan Sekadar Indikator Kinerja DJP

Dalam pidatonya, Prabowo juga mengingatkan tentang adanya pihak-pihak berafiliasi dengan asing yang dianggap berupaya menghambat kemajuan bangsa. Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah bersama rakyat akan terus berjuang untuk kebangkitan nasional.

“Kita tidak bisa bergerak lambat. Semua jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi, harus diperbaiki. Anak-anak inilah yang akan membawa Indonesia berdiri di atas kaki sendiri,” tambahnya.

Presiden juga menegaskan optimisme terhadap masa depan Indonesia yang mampu mandiri dalam berbagai sektor industri, mulai dari otomotif hingga produk sandang.

“Seluruh rakyat harus menikmati kemerdekaan dan kekayaan bangsa, bukan hanya segelintir orang. Saya bangga kepada kalian semua,” pungkasnya.

Pesan Presiden Prabowo menjadi pengingat penting bagi para pendidik bahwa profesi mereka tidak hanya sebatas mengajar, tetapi juga berperan langsung dalam membentuk generasi penerus yang mampu membawa Indonesia keluar dari kemiskinan. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung guru dalam menjalankan tugas mulia tersebut.

Baca juga: Beban Pajak Rakyat Kian Berat, Tunjangan DPR Melonjak

Baca juga: Presiden Prabowo Resmi Copot Wamenaker Immanuel Ebenezer Usai Jadi Tersangka Kasus Korupsi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *