KawanJariNews.com – BANJARMASIN – Seorang pria paruh baya bernama Zulfikar alias Opek (53) meninggal dunia setelah diduga terseruduk sapi yang lepas dari ikatan di kawasan Kampung Arab, Jalan Antasan Kecil Barat Gang Ibu, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Selasa (26/5/2026) sore.
Peristiwa tersebut sempat menggegerkan warga sekitar karena terjadi di kawasan permukiman padat penduduk. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, korban mengalami benturan keras setelah seekor sapi yang diduga mengamuk menyeruduk tubuhnya hingga terpental dan terjatuh dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Rekaman kamera pengawas (CCTV) milik warga yang beredar di kalangan relawan emergency memperlihatkan detik-detik saat korban terseruduk. Dalam video tersebut tampak dua pria berusaha mengejar sapi yang berlari di sekitar lokasi. Salah seorang di antaranya sempat menghampiri korban untuk memeriksa kondisinya sebelum kembali mengejar sapi tersebut.
Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian memberikan pertolongan dan membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, korban dilaporkan meninggal dunia setelah menjalani penanganan.
“Korban sempat dibawa ke rumah sakit, tetapi informasi yang kami terima meninggal dunia setelah Magrib,” ujar Fikri (46), warga setempat.
Hingga Selasa malam, belum diketahui secara pasti penyebab sapi tersebut dapat lepas dan mengamuk di kawasan permukiman warga. Informasi mengenai pemilik maupun pihak yang bertanggung jawab atas hewan tersebut juga masih dalam penelusuran.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga karena terjadi menjelang momentum penyembelihan hewan kurban, di mana aktivitas penanganan sapi di lingkungan permukiman biasanya meningkat. Sejumlah warga berharap pengamanan hewan kurban dapat dilakukan lebih ketat guna mencegah kejadian serupa.
Selain itu, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan saat proses penanganan hewan ternak, khususnya sapi, yang memiliki tenaga besar dan berpotensi membahayakan apabila tidak dikendalikan dengan baik.
Sementara itu, upaya konfirmasi kepada pihak kepolisian terkait insiden tersebut hingga kini masih belum memperoleh tanggapan resmi. Polisi disebut masih menunggu informasi lanjutan terkait kronologi lengkap kejadian serta pihak yang bertanggung jawab atas sapi tersebut.
Berdasarkan informasi sementara yang beredar di lingkungan warga dan relawan emergency, proses pendalaman terkait kejadian itu masih berlangsung.
















