Diduga Keracunan Makanan MBG, Sejumlah Siswa SD Negeri 1 Kibang Dirawat di Klinik

banner 468x60

KawanJariNews.com – LAMPUNG – Sejumlah siswa SD Negeri 1 Kibang, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, dilaporkan mengalami gejala mual dan muntah usai mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (24/2/2026), dan beberapa di antaranya dilarikan ke klinik untuk mendapatkan penanganan medis.

Peristiwa tersebut terjadi di lingkungan sekolah yang beralamat di Jalan II Kibang, Kelurahan Menggala Tengah, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung. Informasi yang dihimpun menyebutkan, sejumlah siswa mengeluhkan mual, muntah, serta lemas setelah mengonsumsi menu MBG yang dibagikan pada hari itu.

Dugaan sementara mengarah pada salah satu menu makanan, yakni telur asin, yang dibagikan kepada siswa dan berasal dari dapur penyedia program MBG. Namun hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun pengelola dapur terkait penyebab pasti insiden tersebut.

Salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa anaknya juga mengalami gejala serupa, meski tidak sampai menjalani perawatan intensif.

“Anak saya juga mengalami mual dan muntah, tapi tidak separah beberapa temannya yang dibawa ke klinik,” ujarnya kepada awak media.

Wali murid tersebut juga menyebut adanya pernyataan dari salah satu tenaga pendidik saat dimintai penjelasan terkait kejadian tersebut.

“Kalau belum ada sepuluh orang belum bisa buat laporan, kalau di bawah 10 orang bisa saja hoaks,” ujar wali murid tersebut menirukan pernyataan yang ia dengar.

Pernyataan tersebut menimbulkan reaksi dari sejumlah orang tua yang meminta adanya klarifikasi serta evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme pengawasan makanan di sekolah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah dan pengelola dapur MBG belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi masih dilakukan guna memperoleh penjelasan berimbang terkait peristiwa tersebut.

Baca Juga  Sengketa Ijazah Berakhir Damai, Eko Wahyu Pramono Cabut Gugatan di PTUN Surabaya

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan inisiatif yang bertujuan meningkatkan asupan gizi peserta didik. Dalam pelaksanaannya, pengawasan mutu bahan pangan, kebersihan proses pengolahan, serta distribusi makanan menjadi faktor penting untuk menjamin keamanan konsumsi siswa.

Secara prosedural, dugaan kejadian luar biasa (KLB) keracunan makanan umumnya memerlukan pemeriksaan medis, uji laboratorium terhadap sampel makanan, serta investigasi oleh instansi kesehatan setempat. Apabila terbukti terdapat unsur kelalaian, penanganannya dapat merujuk pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sejumlah wali murid berharap instansi terkait di Kabupaten Tulang Bawang segera melakukan pemeriksaan guna memastikan penyebab kejadian dan mencegah terulangnya peristiwa serupa.

Media ini membuka ruang hak jawab dan hak koreksi kepada pihak sekolah, pengelola dapur MBG, maupun instansi terkait sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers guna menjaga keberimbangan serta akurasi informasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *