Korea Utara Nyatakan Dukungan ke Iran di Tengah Memanasnya Konflik Timur Tengah

banner 468x60

KawanJariNews.com – Korea Utara menyatakan dukungan politik kepada Iran di tengah meningkatnya konflik militer di kawasan Timur Tengah pada awal Maret 2026. Pernyataan tersebut muncul setelah serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang memicu eskalasi ketegangan geopolitik global.

Dilansir dari Reuters, pemerintah Korea Utara melalui Kementerian Luar Negeri mengecam keras serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Pyongyang menyebut operasi militer tersebut sebagai “agresi ilegal” yang melanggar kedaulatan Iran dan hukum internasional.

Menurut laporan CNBC Indonesia, Korea Utara menilai serangan yang menewaskan sejumlah pejabat tinggi Iran, termasuk pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, merupakan tindakan agresif yang memperburuk stabilitas kawasan Timur Tengah. Pemerintah Korea Utara juga menuding Amerika Serikat menjalankan kebijakan hegemonik yang memicu konflik berkepanjangan.

Dilansir dari sejumlah laporan media internasional yang dikutip berbagai media nasional, pemimpin Korea Utara Kim Jong-un bahkan menyatakan negaranya siap membantu Iran apabila diminta. Ia menyebut Korea Utara dapat memasok persenjataan strategis, termasuk rudal, sebagai bentuk dukungan terhadap Teheran.

Menurut laporan media internasional yang dirangkum sejumlah portal berita, Kim Jong-un juga menyampaikan peringatan keras terhadap Israel dengan menyatakan bahwa kekuatan militer Korea Utara mampu memberikan dukungan signifikan kepada Iran jika konflik semakin meluas. Pernyataan tersebut muncul setelah serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat terhadap fasilitas strategis Iran.

Hubungan antara Korea Utara dan Iran telah lama terjalin, terutama dalam kerja sama teknologi militer dan pengembangan sistem persenjataan. Kedua negara juga sama-sama menghadapi tekanan sanksi internasional dari Amerika Serikat dan sekutunya.

Analis geopolitik menilai sikap Pyongyang yang mendukung Iran juga merupakan bagian dari strategi politik global Korea Utara untuk menunjukkan solidaritas terhadap negara yang dianggap menghadapi tekanan Barat.

Baca Juga  Indonesia Tegaskan Komitmen Perdamaian Palestina melalui Keikutsertaan dalam Board of Peace

Eskalasi konflik Iran dengan Israel dan Amerika Serikat sejak akhir Februari 2026 memicu kekhawatiran akan meluasnya perang di kawasan Timur Tengah. Konflik tersebut juga berdampak pada meningkatnya ketegangan geopolitik global serta kekhawatiran terhadap stabilitas keamanan dan ekonomi dunia.

Sejumlah negara dan organisasi internasional kini menyerukan deeskalasi konflik melalui jalur diplomasi guna mencegah perang yang lebih luas. 

Hingga awal 8 Maret 2026, konflik di Timur Tengah masih terus berkembang. Dukungan politik Korea Utara terhadap Iran menjadi salah satu faktor yang memperumit dinamika geopolitik global dan berpotensi memengaruhi hubungan internasional di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *