Remaja 19 Tahun Ditemukan Meninggal Usai Tenggelam di Sungai Martapura

banner 468x60

KawanJariNews.com – BANJARMASIN — Seorang remaja laki-laki berusia 19 tahun yang dilaporkan tenggelam di Sungai Martapura sejak Sabtu (18/4/2026) malam, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim SAR gabungan pada Senin (20/4/2026) siang, sekitar 10 kilometer dari lokasi awal kejadian.

Korban diketahui berinisial M Zaini, warga Komplek Kalaka Permai Indah, Pemurus, Kabupaten Banjar. Ia ditemukan pada pukul 13.25 WITA di aliran Sungai Martapura, tepatnya sekitar 10 kilometer dari titik awal dilaporkan hilang di kawasan Jalan Seberang Masjid, Kampung Sasirangan, Banjarmasin Tengah.

Peristiwa bermula pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 19.45 WITA. Berdasarkan keterangan keluarga, korban saat itu berjalan menuju tepi sungai. Diduga korban mengalami kejang akibat riwayat epilepsi yang dideritanya, sehingga terjatuh ke dalam sungai.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera meminta bantuan dan melaporkan kepada petugas. Tim SAR gabungan bersama relawan kemudian melakukan pencarian dengan menyisir aliran Sungai Martapura sejak malam kejadian hingga hari kedua.

Setelah korban ditemukan, jenazah langsung dievakuasi oleh tim gabungan dan dibawa ke RS Ulin Banjarmasin untuk penanganan lebih lanjut.

Koordinator misi pencarian menyampaikan bahwa proses pencarian berjalan lancar berkat kerja sama berbagai unsur yang terlibat di lapangan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar perairan.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan risiko keselamatan di area perairan, terutama bagi individu dengan kondisi medis tertentu seperti epilepsi yang dapat kambuh sewaktu-waktu tanpa peringatan. Pengawasan keluarga dan lingkungan sekitar dinilai penting untuk meminimalkan potensi kejadian serupa.

Selain itu, kejadian ini menunjukkan pentingnya respons cepat dari masyarakat dan koordinasi antarinstansi dalam penanganan kondisi darurat, khususnya dalam operasi pencarian dan penyelamatan.

Baca Juga  Banjir Landa Jakarta Timur Dan Selatan: Warga Mengungsi, Pemerintah Lakukan Penanganan Darurat

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan pada Senin siang setelah dilakukan evaluasi di lapangan. Seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *