Erupsi Gunung Semeru, Awan Panas Meluncur Hingga 7 Kilometer

banner 468x60

KawanJariNews.com – Banyuwangi – Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi. Berdasarkan laporan resmi PVMBG, kolom abu teramati setinggi kurang lebih 2.000 meter di atas puncak atau sekitar 5.676 meter di atas permukaan laut. Asap erupsi tampak berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah utara serta barat laut, erupsi ini terjadi sekitar pukul 16.00 WIB Rabu, (19/11/2025).

Erupsi yang terekam pada seismogram memiliki amplitudo maksimum 40 mm dengan durasi sekitar 16 menit 40 detik. Awan panas dilaporkan masih berlangsung saat informasi dirilis, bahkan jarak luncur awan panas sudah mencapai 7 kilometer dari puncak gunung, menandakan aktivitas vulkanik yang cukup signifikan.

Status Gunung Semeru saat ini berada pada Level II atau Waspada. PVMBG mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 8 kilometer dari puncak. Di luar area tersebut, masyarakat diminta tetap menjauh minimal 500 meter dari tepi sungai karena potensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar yang dapat mencapai hingga 13 kilometer.

Masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam radius 2,5 kilometer dari kawah atau puncak Semeru karena risiko lontaran batu pijar. Kewaspadaan perlu ditingkatkan terhadap potensi awan panas, guguran lava, serta aliran lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru, terutama di Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, termasuk sungai-sungai kecil yang menjadi anak sungai dari Besuk Kobokan.

PVMBG mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak panik, dan terus memantau informasi resmi melalui kanal PVMBG serta situs MAGMA ESDM untuk mendapatkan pembaruan mengenai aktivitas Gunung Semeru.

Baca Juga  KLHK Selidiki Longsor Sampah di TPST Bantargebang yang Tewaskan Lima Orang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *