Jokowi Tanggapi Isu Ijazah, Skripsi, dan KKN Saat Hadiri Reuni Fakultas Kehutanan UGM

banner 468x60

kawanjarinews.com – Yogyakarta, 27 Juli 2025 – Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo, menghadiri reuni alumni Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 1980 dengan tema “Spirit 80, Buyub Rukun Migunani” yang digelar di Yogyakarta, Sabtu (26/7/2025). Kehadiran Jokowi menjadi sorotan publik, terutama karena ia secara terbuka menanggapi tuduhan mengenai keaslian ijazah, skripsi, hingga kuliah kerja nyata (KKN) yang tengah dipersoalkan di ruang publik.

Presiden Republik Indonesia ke-7, Jokowi hadir bersama Ibu Iriana Joko Widodo, mengenakan kemeja putih khasnya, celana hitam, dan sepatu sneakers. Berbeda dari mayoritas peserta reuni yang mengenakan seragam biru, Jokowi tetap memilih tampil dengan gaya khasnya. Ketua angkatan reuni, Arif Hidayat, menjelaskan bahwa penggunaan seragam tidak bersifat wajib, sehingga tidak ada permasalahan atas pilihan busana Jokowi.

Dalam suasana hangat dan penuh nostalgia, Jokowi menyampaikan keluhannya terkait tuduhan yang terus bergulir tentang keaslian ijazah, skripsi, dan kegiatan KKN-nya. Ia menyebut bahwa isu ijazah yang tidak terbukti kini bergeser menjadi tudingan skripsi palsu dan KKN fiktif. Presiden menyampaikan bahwa seluruh dokumen akademiknya sah dan dikeluarkan oleh institusi resmi. Ia menekankan bahwa politik tidak seharusnya mengabaikan fakta hanya demi kepentingan tertentu.

Jokowi menyatakan bahwa Rektor UGM dan Dekan Fakultas Kehutanan telah secara resmi mengonfirmasi keabsahan ijazah dan proses akademik yang dijalaninya. Ia juga menyinggung Dosen Pembimbingnya, Ir. Kasmujo dengan kembali menegaskan bahwa Ir. Kasmujo betul-betul Dosen Pembibingnya,  Jokowi juga menjelaskan bahwa setelah lulus kuliahpun Ir. Kasmudo masih terus berinteraksi dengannya, termasuk memberikan bantuan teknis di pabrik kayunya.

“Pak Kasmujo itu memang benar Dosen Pembimbing saya, dan memang Dosen Pembimbing saya, tapi e, malah saya dilaporkan kepolisi, katanya penyebaran berita bohong” jelas Jokowi dalam sambutannya

Baca Juga  Presiden Ke-7 Joko Widodo Hadiri Reuni Fakultas Kehutanan UGM, Tegaskan Identitas Akademiknya

Meski sudah ada klarifikasi dari Bareskrim Polri yang menyatakan bahwa ijazah Jokowi asli, pihak-pihak tertentu seperti Rismon Sianipar masih terus melakukan penelusuran. Rismon bahkan sempat mendatangi rumah Ir. Kasmujo di Pogung Kidul, Sleman, dan merekam interaksi dengan Ir. Kasmujo. Dalam video yang saat ini sudah berdar luas di media sosial serta di beberapa pemberitaan televisi nasional, Kasmujo menyatakan bahwa ia bukan pembimbing skripsi maupun pembimbing akademik Jokowi, pernyataan yang berbeda dari versi yang disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia ke-7, Jokowi dibeberapa kesempatan. Hal ini kembali menimbulkan perdebatan di ruang publik.

Reuni ini menjadi momen penting bukan hanya karena nilai nostalgia, tetapi juga sebagai ruang bagi Jokowi untuk secara langsung memberikan klarifikasi terhadap isu-isu akademik yang terus dipolitisasi. Ia menyampaikan harapan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dan bisa menilai berdasarkan data dan fakta yang sahih.

Pernyataan terbuka Jokowi dalam forum alumni memperlihatkan keterbukaannya terhadap kritik serta keseriusannya melawan hoaks yang menyerang integritas pribadi dan akademiknya. Meski kondisi kesehatannya belum sepenuhnya pulih, kehadiran Jokowi menunjukkan komitmennya menjaga silaturahmi dan menjawab langsung polemik yang berkembang. Ia berharap agar isu ini tidak lagi digunakan sebagai alat politik menjelang tahun politik berikutnya.

Baca juga: Rismon Sianipar Laporkan Mantan Presiden Ke-7 Jokowi ke Polda DIY, Soroti Dugaan Kebohongan Terkait Dosen Pembimbing 

Baca juga: Jokowi Tanggapi Isu Tokoh Besar di Balik Kasus Ijazah Palsu: “Semua Sudah Tahu Orangnya”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *