Padepokan Brajamusti dan LBH Brajamusti Nusantara Gelar Sarasehan Budaya, Ajak Generasi Muda Lestarikan Kesenian Tradisional

banner 468x60

kawanjarinews.com – Semarang – Padepokan Brajamusti Nusantara bekerja sama dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Brajamusti Nusantara menggelar sarasehan budaya di Taman Budaya Raden Saleh, Kota Semarang, pada Minggu, 11 Mei 2025. Kegiatan ini bertujuan mengajak generasi muda untuk mencintai, menjaga, dan melestarikan seni tradisi, khususnya kesenian jaranan atau kuda lumping yang berasal dari Jawa Tengah.

Acara tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Kesenian Brajamusti, sekaligus Guru Besar Padepokan Brajamusti Nusantara, Mulyono atau yang akrab disapa Mbah Mul. Dalam keterangannya, ia menyampaikan pentingnya regenerasi dalam pelestarian budaya. “Kami ingin mencari generasi muda untuk diajak bergabung dan melestarikan seni budaya tradisional bersama grup kesenian Turonggo Satrio Sekar Sari Brajamusti Nusantara, agar mereka tidak kehilangan jati diri budayanya sendiri,” ujar Mbah Mul.

Doc. Para tokoh dan peserta Sarasehan Budaya berfoto bersama usai diskusi pelestarian seni jaranan di Taman Budaya Raden Saleh, Semarang. Terlihat di tengah Ketua Kesenian Mbah Mul dan Ketua LBH Brajamusti Nusantara, Adv. Andi Pramono, S.H. (Foto Dokumetasi: Brajamusti Nusantara).
Doc. Para tokoh dan peserta Sarasehan Budaya berfoto bersama usai diskusi pelestarian seni jaranan di Taman Budaya Raden Saleh, Semarang. Terlihat di tengah Ketua Kesenian Mbah Mul dan Ketua LBH Brajamusti Nusantara, Adv. Andi Pramono, S.H. (Foto Dokumetasi: Brajamusti Nusantara).

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Guru Besar Padepokan Brajamusti sekaligus Ketua LBH Brajamusti Nusantara, Adv. Andi Pramono, S.H., Sekjen Padepokan Brajamusti Nusantara yang juga menjabat Ketua Tim Advokasi LBH, Adv. Refky Jandi, S.H., M.Kn., dan Adv. Sakti Hendrawan, S.H., dari tim advokasi Brajamusti.

Dalam pernyataan terpisah, Adv. Andi Pramono menegaskan bahwa selain fokus pada pelestarian budaya, Padepokan Brajamusti Nusantara juga aktif menyelenggarakan pelatihan beladiri tenaga dalam batin dan penyembuhan penyakit medis maupun nonmedis bagi masyarakat. “Di tengah maraknya kejahatan jalanan yang kian mengkhawatirkan, penting bagi masyarakat untuk memiliki kemampuan membela diri demi menjaga keselamatan pribadi dan keluarga,” jelasnya.

Tak hanya itu, melalui kolaborasi bersama FERADI WPI, organisasi advokat yang diketuai oleh Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., LBH Brajamusti juga menyediakan bantuan hukum gratis dan pelatihan hukum bagi masyarakat yang kurang mampu.

Baca Juga  M. Arifin Didampingi Advokat Donny Diperiksa Paminal Polda Jateng Terkait Aduannya Tehadap Oknum Kanit Reskrim Polsek Banjarsari Surakarta

“Kami sangat prihatin dengan kondisi hukum yang seringkali tajam ke bawah, namun tumpul ke atas. Dengan pelatihan hukum, masyarakat yang awalnya buta hukum bisa menjadi paham dan tidak mudah dipermainkan oknum aparat. Ketika masyarakat sadar hukum, otomatis mereka akan lebih taat aturan dan negara menjadi aman serta damai,” tegas Adv. Andi Pramono, S.H.

Sarasehan budaya ini merupakan bagian dari komitmen Brajamusti dan LBH Brajamusti Nusantara dalam membangun masyarakat yang berbudaya, berpengetahuan hukum, serta berdaya secara spiritual dan sosial.

Baca juga: Menjaga Warisan Budaya di Era Digital: Antara Pelestarian dan Adaptasi

Baca juga: Mengungkap Pencipta Dhapur Keris: Warisan Budaya dalam Serat Centhini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *