Ketum FERADI WPI Bagikan Refleksi Iman dalam Ibadah di Gereja Eben-Haezer Subang

banner 468x60

KawanJariNews.com – SUBANG — Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.MD., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., menyampaikan refleksi iman dalam ibadah pagi di Gereja GPDI Eben-Haezer Subang, Minggu (4/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Donny membagikan pandangannya mengenai pentingnya mengandalkan Tuhan Yesus Kristus dalam menjalani kehidupan, sekaligus menyampaikan sejumlah pesan mengenai keluarga, kehidupan sosial, komitmen dalam rumah tangga, serta kepedulian terhadap bangsa.

Ibadah pagi yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin Gembala Gereja GPDI Eben-Haezer Subang, Pdt. Daniel Alfoncius Rorimpandey. Donny hadir didampingi Kepala Divisi DPP FERADI WPI sekaligus Ketua PBH Area Subang II, Benni Rusli, C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., serta Kepala Divisi DPP FERADI WPI Halomoan Simanjuntak, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX.

Dalam refleksinya, Donny menggunakan sejumlah ayat Alkitab sebagai dasar penyampaian pesan, antara lain Yesaya 49:15-16 dan Markus 5:25-31. Ia menyoroti kisah tentang perempuan yang mengalami pendarahan selama 12 tahun dan kemudian memperoleh kesembuhan setelah mendekati Yesus.

“Betapa kasih Tuhan Yesus Kristus terhadap kita manusia, Dia rela mati di kayu salib menebus dosa kita, dan bangkit pada hari ketiga mengalahkan maut, supaya bila kita percaya kepada-Nya maka kita beroleh keselamatan,” ujar Donny.

Menurut Donny, pengalaman tersebut menjadi bagian dari refleksi mengenai pentingnya kepercayaan kepada Tuhan dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Ia menyampaikan bahwa seseorang tidak seharusnya hanya mengandalkan kekuatan diri sendiri, hubungan, jabatan, pengalaman maupun kekayaan ketika menghadapi berbagai keadaan.

Dalam sharing firman yang disampaikannya, Donny menyampaikan lima hal yang menurutnya penting dalam kehidupan. Pertama, ia mengajak jemaat memiliki sikap hati yang senantiasa mengandalkan Tuhan.

Pesan tersebut dikaitkannya dengan Yeremia 17:5-8 dan Mazmur 127:1-2. Ia menekankan pentingnya menyadari bahwa keberhasilan yang diperoleh dalam kehidupan tidak semata-mata berasal dari kemampuan manusia.

Baca Juga  Advokat Donny Andretti dari Subur Jaya Lawfirm Bersama FERADI WPI Kawal Kasus Umar Hingga Tahap Kasasi

“Sikap hati yang senantiasa mengandalkan Tuhan,” menjadi salah satu penekanan yang disampaikan Donny dalam refleksinya.

Pesan kedua berkaitan dengan keluarga, khususnya penghormatan dan perhatian terhadap orang tua. Ia mengajak jemaat untuk menghormati, mencintai, menyayangi, menjaga, serta meluangkan waktu bersama orang tua, dengan mengacu pada Efesus 6:2-3.

Pesan ketiga menyangkut kepedulian kepada sesama melalui prinsip yang ia sebut sebagai hukum tabur-tuai. Donny mengajak setiap orang menyisihkan sebagian rezeki yang diperoleh untuk membantu mereka yang membutuhkan.

Pesan keempat berkaitan dengan kehidupan rumah tangga. Ia menekankan pentingnya kesetiaan kepada pasangan dan menggambarkan pernikahan sebagai sebuah komitmen serta keputusan yang harus dijaga. Dalam penyampaiannya, ia mengaitkan pesan tersebut dengan 1 Petrus 3:7.

Pesan kelima adalah ajakan untuk mencintai bangsa Indonesia dan mengupayakan hal-hal yang baik bagi kehidupan masyarakat. Donny mengutip Yeremia 29:7-11 sebagai dasar refleksi mengenai pentingnya mengusahakan kesejahteraan lingkungan dan mendoakan kehidupan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Donny juga membagikan pengalaman pribadi yang disebutnya sebagai bagian dari perjalanan kehidupannya. Ia menyebut dirinya pernah berada dalam fase kehidupan yang sangat sulit dan menggambarkan dirinya sebagai “bajingan yang bertemu kebaikan Salib Kristus”.

Donny menceritakan bahwa dirinya pernah mengalami kondisi keuangan yang sangat sulit hingga saldo tabungan dan uang di dompetnya disebut pernah berada pada posisi nol rupiah. Ia juga menyebut pernah kehilangan sejumlah harta, termasuk ruko, rumah, dan aset lainnya pada 2024, hingga menjalani kehidupan dengan berpindah dari satu tempat kos ke tempat kos lainnya.

Menurut Donny, pengalaman tersebut membuatnya semakin menyadari pentingnya kepercayaan kepada Tuhan dalam menjalani kehidupan.

Ia juga membagikan pengalaman terkait kondisi kesehatan mental yang menurut keterangannya pernah membuatnya mengalami depresi berat selama sekitar 1,5 tahun dan tidak dapat bekerja. Donny mengatakan pernah mengalami kesulitan tidur selama sekitar satu bulan dan menjalani berbagai upaya pengobatan.

Baca Juga  Pihak SD Negeri 01 Lebo Selnggarakan Rembuk Wali Murid untuk Persiapan Lomba PESTA SIAGA

Dalam kesaksiannya, Donny menyebut pada suatu periode dirinya harus mengonsumsi lima jenis obat yang diracik dokter untuk membantunya tidur. Ia kemudian mengaitkan perubahan kondisi yang dialaminya dengan keyakinan dan kesaksiannya mengenai pertolongan Tuhan Yesus Kristus.

“Kalau saya tidak dipelihara Tuhan Yesus Kristus, mungkin saya sudah menjadi gelandangan sekarang ini,” ungkap Donny saat membagikan pengalaman hidupnya.

Ia juga menyatakan bahwa dirinya kemudian mengalami kesembuhan yang diyakininya sebagai mujizat dari Tuhan dan dapat terlepas dari ketergantungan terhadap obat tidur yang sebelumnya dikonsumsinya.

Kesaksian dan pesan yang disampaikan Donny dalam ibadah tersebut tidak hanya berkaitan dengan kehidupan spiritual, tetapi juga menyentuh sejumlah persoalan kehidupan sehari-hari, seperti hubungan keluarga, tanggung jawab dalam rumah tangga, kepedulian terhadap sesama dan kecintaan terhadap bangsa.

Penyampaian pengalaman pribadi tersebut merupakan kesaksian dan refleksi iman Donny dalam konteks ibadah. Sementara pengalaman mengenai kondisi kesehatan dan kesembuhan yang disampaikannya merupakan keterangan pribadi yang ia bagikan kepada jemaat dalam kegiatan tersebut.

Ibadah pagi di Gereja GPDI Eben-Haezer Subang tersebut kemudian menjadi ruang bagi Donny untuk membagikan refleksi mengenai perjalanan hidup dan keyakinannya. Pesan utama yang disampaikannya adalah pentingnya menjaga hubungan dengan Tuhan, keluarga, sesama, serta tetap memiliki kepedulian terhadap kehidupan bangsa dan lingkungan sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *