Udara Kabur Selimuti Singosari dan Sekitarnya, Pengendara Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

banner 468x60

KawanJariNews.com – MALANG – Sejumlah wilayah di Malang Raya, khususnya Kecamatan Singosari, Karangploso, dan Lawang, diselimuti fenomena udara kabur atau mist/haze pada Sabtu pagi. Kondisi tersebut menyebabkan penurunan jarak pandang dan mendorong masyarakat, terutama pengguna jalan, untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruangan.

Berdasarkan informasi yang disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda, fenomena udara kabur terjadi akibat kondisi atmosfer dan kelembapan udara yang cukup tinggi pada pagi hari. Situasi ini membuat sejumlah titik di kawasan Malang Raya tampak lebih berkabut dibanding hari biasanya.

Suhu udara di wilayah terdampak tercatat berkisar antara 20 derajat Celsius hingga 28 derajat Celsius. Kondisi tersebut menciptakan suasana yang lebih dingin dengan tingkat visibilitas yang menurun, terutama di kawasan perbukitan dan jalur terbuka.

Fenomena udara kabur mulai terlihat sejak pagi hari dan cukup dirasakan oleh masyarakat yang melintas di sejumlah ruas jalan utama di kawasan Singosari, Karangploso, hingga Lawang. Pengendara roda dua maupun roda empat diminta lebih berhati-hati guna menghindari risiko kecelakaan akibat keterbatasan pandangan.

Masyarakat juga diimbau untuk menyalakan lampu utama kendaraan saat berkendara agar lebih mudah terlihat oleh pengguna jalan lain. Selain itu, pengendara diminta menjaga jarak aman antar kendaraan guna mengantisipasi kemungkinan pengereman mendadak.

Kewaspadaan ekstra dinilai penting, terutama bagi pengendara yang melintasi jalur rawan seperti kawasan perbukitan, area terbuka, maupun ruas jalan dengan tingkat kepadatan lalu lintas tinggi di wilayah Singosari dan sekitarnya.

Fenomena udara kabur seperti ini umumnya terjadi akibat perpaduan suhu dingin, kelembapan udara tinggi, serta kondisi cuaca pada pagi hari. Meski tidak tergolong cuaca ekstrem, kondisi tersebut tetap dapat memengaruhi aktivitas masyarakat, khususnya dalam sektor transportasi dan mobilitas harian.

Baca Juga  Dampak Lanina dan Tren Cuaca Ekstrem: Pemerintah Perkuat Mitigasi Banjir di Berbagai Wilayah

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca terkini dan tetap mengutamakan keselamatan saat berkendara maupun beraktivitas di luar ruangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *