LDII Kota Semarang Dukung TMMD 2026 Kodim 0733, Kirim 20 Personel ke Upacara Pembukaan di Ngaliyan

banner 468x60

KawanJariNews.com – SEMARANG – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Semarang turut mendukung pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Kodim 0733/Kota Semarang. Dukungan tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan 20 personel LDII dalam upacara pembukaan yang digelar di Lapangan Suler, Kelurahan Wates, Kecamatan Ngaliyan, Rabu (22/4/2026) pagi.

Partisipasi LDII dalam kegiatan TMMD ini merupakan tindak lanjut dari permohonan resmi yang disampaikan oleh Kodim 0733/Kota Semarang melalui surat tertanggal 14 April 2026. Dalam surat tersebut, pihak Kodim meminta kehadiran 20 personel dari LDII Kecamatan Ngaliyan untuk mengikuti upacara pembukaan sebagai bentuk dukungan terhadap program terpadu TNI bersama pemerintah daerah.

Menanggapi permintaan tersebut, Ketua PC LDII Kecamatan Ngaliyan, Sukindar, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., bersama H. Indarwanto, mengoordinasikan kehadiran anggota LDII. Sebanyak 20 warga LDII dari PC LDII Kecamatan Ngaliyan kemudian disiapkan untuk mengikuti kegiatan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan, termasuk penggunaan seragam organisasi sebagai identitas resmi selama kegiatan berlangsung.

Upacara pembukaan TMMD dijadwalkan dimulai pada pukul 07.30 WIB di Lapangan Suler, yang menjadi pusat kegiatan TMMD di wilayah tersebut. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur TNI, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat yang terlibat dalam program pembangunan tersebut.

Program TMMD sendiri merupakan salah satu program strategis TNI yang bertujuan untuk mempercepat pembangunan di daerah, khususnya wilayah yang membutuhkan perhatian lebih dari segi infrastruktur maupun pemberdayaan masyarakat. Selain pembangunan fisik seperti jalan, fasilitas umum, dan sarana pendukung lainnya, TMMD juga mencakup kegiatan nonfisik berupa penyuluhan, edukasi, dan pembinaan masyarakat.

Keterlibatan LDII dalam kegiatan ini dinilai sebagai bentuk sinergi antara organisasi kemasyarakatan dengan TNI dalam mendukung pembangunan nasional. Selain itu, kehadiran LDII juga mencerminkan partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung program pemerintah, khususnya di tingkat daerah.

Baca Juga  Awali Pekan dengan Disiplin, Satgas TMMD ke-123 Gelar Apel Pagi

Kolaborasi antara LDII dan TNI dalam program TMMD menunjukkan pentingnya keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam pembangunan. Sinergi ini tidak hanya mempercepat pelaksanaan program, tetapi juga memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat.

Di sisi lain, pelaksanaan TMMD juga menjadi bagian dari upaya menjaga kondusivitas wilayah melalui pendekatan pembangunan dan pemberdayaan. Dengan melibatkan organisasi masyarakat seperti LDII, program ini diharapkan mampu menciptakan dampak yang lebih luas, baik dari segi pembangunan fisik maupun peningkatan kesadaran sosial masyarakat.

Kegiatan ini juga sejalan dengan arahan Kodam IV/Diponegoro dalam menyukseskan program TMMD sebagai sarana memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.

Dengan keikutsertaan LDII Kota Semarang dalam TMMD 2026, diharapkan program ini dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sinergi antara TNI, pemerintah, dan organisasi kemasyarakatan diharapkan terus terjalin guna mendukung pembangunan berkelanjutan dan memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *